230 Paket Sembako dan Lau Pauk dibagikan Bupati Karo

Karo-Lintasnusantara.Net

Pemerintah Kabupaten Karo melalui dinas Parawisata memberikan kepedulian dan dukungan kepada para pekerja di bidang pariwisata, dan ekonomi kreatif (Parekraf) yang terdampak Covid-19 , Kemenparekraf RI memberikan 722 paket sembako dan lauk pauk (sembala) untuk di distribusikan ke para penerima manfaat pelaku wisata.

Dukungan ini merupakan program Pemerintah pusat bertujuan memperhatikan sektor pariwisata. Kita tunjukkan kegotongroyongan kearifan lokal budaya karo. Ujar Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, MH didampingi Kepala Dinas Parawisata Munarta Ginting, saat menyerahkan simbolis kepada pelaku wisata, Senen (7/7) pukul 12.00 WIB di Gedung Kesenian taman mejuah juah Berastagi.

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Karo saat ini tengah menyusun skema untuk memulihkan kondisi pariwisata di Indonesia yang terdampak pandemic Covid-19. Salah satunya dengan memulihkan kepercayaan calon wisatawan, dan masyarakat agar keluar dari masalah yang ada.

Caranya, kita terus Sosialisasikan dan menyuarakan disiplin Protokol kesehatan dalam menuju Fase New normal. Inilah peran dari kita semua warga selaku pelaku wisata, tentu dari kita dulu disiplin tersebut sehingga wisatawan yang datang menjadi yakin, bahwa objek wisata yang ada di Kab.Karo aman untuk dikunjungi. Jelas Terkelin

Lebih lanjut, Terkelin berharap dengan diberikannya bantuan ini dapat meringankan beban bagi pelaku wisata yang terdampak covid 19 dan kita ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf). imbuhnya

Sementara kadis Parawisata Munarta Ginting mengaku, pendistribusian bantuan ini dari pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparkraf) akan dibagi dalam empat tahapan. Ujarnya

Tahapan perdana dimulai tanggal 7 Juli 2020 dan berakhir tanggal 10 Juli 2020. Sementara perdana ini kita salurkan 230 paket kepada pelaku wisata sekitar kota Berastagi.

” Untuk isi paket tersebut yang disalurkan beras 5 kg, minyak 2 liter, tepung terigu 1 liter, gula 1 kg, mie telur 200gr 2 pcs, UMKM kentang mustofa 150 hr. Sebut Munar

Menurut Munarta, program ini selaras dengan program Pemda Karo untuk memulihkan kepercayaan dalam sektor wisata kedepannya bagi pengunjung lokal dan luar lokal. Imbuhnya (eg/Linus)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: