Acara Debat Live Tema “Mengurai Benang Kusut Air Minum di Tanah Karo”

Karo-Lintasnusantara. Net

Keberadan perusahan milik Daerah kab. Karo PDAM Tirta Malem, sudah bertahun tahun, hingga sekarang ini, masih menuai sorotan dari berbagai kalangan dan profesi. Pasalnya BUMD Pelat merah ini tidak mampu memberikan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyrakat sekitar Kabanjahe.

Segi operasional sumber mata air yang tersedia, secara hitung hitungan dianggap cukup mendistribusikan para pelanggan yang tersebar di sekitar kota kabanjahe.

Namun, kondisi ini secara realita berbanding terbalik sesuai harapan kalangan publik dalam menilai pengelolaan PDAM Tirta Malem, dianggap konon kisah mirip seperti “dongeng” sumber permasalahan hanya dari cerita ke cerita.

Menyikapi hal tersebut, dalam group “kita bisa ubah karo” oleh admin sekaligus menjadi moderator Aries Eklesia Sebayang, seorang tokoh akademisi alumni ikatan ITB (Institut teknologi Bandung) akan menyelenggarakan acara debat mencari akar masalah dengan tema “Mengurai benang kusut air minum di Tanah Karo” Sabtu (27/6) pukul 19.00 wib, lewat virtual.

Acara ini akan dihadiri oleh Bupati karo Terkelin Brahmana, SH, MH, Dir air minum, Dit. Cipta karya, PUPR Ir yudha mediawan. M. DELV. PLG, deputi bidang kordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman,DR. Ir. Ridwan Djamaluddin, Msc, DR Badikenita Sitepu, SE, MSI, anggota komite I, DPD RI, Adri Istambul lingga Gayo, SE, Ketua umum IKA IKOPIN, asisten 2 Dapat kita Sinulingga, Kepala Bappeda Ir.Nasib Sianturi, Msi, kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Plt. PDAM Tirta Malem Jonara Tarigan, kabag ekonomi Rismawati br Ginting.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana angkat bicara, wajar saja publik maupun tokoh masyarakat Karo yang tergabung dalam forum group “kita bisa ubah karo” mengadakan debat publik lewat virtual untuk mengungkap Mengurai benang kusut air minum di Tanah Karo. Ujarnya

” Sepanjang debat logika, realita dan fakta kita siap tampil, agar semua transparan dan terbuka ke publik, jangan karena selera tidak sama, apapun yang disampaikan tidak diterima.

” Dalam arti kata kita pemda karo siap menerima kritikan, saran, solusi, sepanjang alur logika, azas berdemokerasi tetap kita junjung, jangan mendapat cerita mirip seperti kisah” dongeng”. Sebut Terkelin

Menurut Terkelin, secara teori memang tidak ada alasan PDAM Tirta Malem, tidak mampu mencukupi pasokan kebutuhan air bersih masyarakat sekitar kota kabanjahe, namun secara fakta terjadi dapat kita lihat, sudah berakar dan komplek permasalahan selama ini. Tuturnya

Meskipun dalam group “kita bisa ubah karo,” banyak beredar tanggapan dan komentar bahkan tudingan miring terhadap pemkab karo, hal ini wajar, inilah alam demokrasi kita, pasti ada pro dan kontra.

Menjawab ini semua, kita tunjukkan bahwa pemda berani hadir dan tampil dalam sesi debat terbuka, sebab kita tidak ada kepentingan, sebagaimana dugaan dan tudingan masyarakat dan publik, Untuk itu saksikan saja debat ini, pasti meriah dan alot, serta terbuka untuk disaksikan publik, malam ini. “Imbuh terkelin (eg/Linus)

Tinggalkan Balasan