Menu Tutup

Asisten II Kab. Bondowoso Datangi Kampung Tangguh Desa Walidono

Posted in Bondowoso

BONDOWOSO – Lintasnusantara.net – Ditengah situasi pandemi Covid 19 di wilayah kab Bondowoso Bapak Asisten dua sebagai ketua team monitoring dan Evaluasi kampung tanguh Pada hari ini Kamis tanggal 04 Juni 2020 pukul 10.10 s/d 11.35 Wib telah melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi bertempat dilokasi Kampung Tangguh, Ds.Walidono, Kec.Prajekan, Kab.Bondowoso.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut

  1. Dr. Agus Suwarjito, M. Kes.
  2. Bpk. Timbang (Unsur Bappeda)
  3. Bpk. Bambang Sutrisna (Unsur BPBD)
  4. Bpk. Tri Maryono (Unsur Dinas Kesehatan)
  5. Bpk. Dedi (Unsur Dinas PMD)
  6. Bpk. (Unsur Dinas PKAD)
  7. Bpk. Redi Usadani (Unsur Dinas Sosial)
  8. Bpk. Agus (Unsur Dinas Koperindag)
  9. Ibu Ita (Unsur Dinas Ketahanan Pangan)
  10. Bpk. Wahyu (Unsur Bag Hukum)
  11. Bpk. Tugas (Unsur Bag Pemerintahan)
  12. Abdul Manan S.Sos. (Camat Prajekan)
  13. Ipda Suherdi (Kanit Intelkam Polsek Prajekan).
  14. Kapten Arm Edy Mulyono (Danramil 0822/14 Prajekan)
  15. drg. Lesa Lolita (Kepala Puskesmas Prajekan)
  16. Aiptu Sugeng Wibowo. (Bhabinkamtibmas)
  17. Serda Sutrisno (Babinsa).
  18. Dyah Hartitarini Amd, Kes. (Perawat desa).
  19. Perangkat Ds.Walidono.
  20. Relawan Kampung Tangguh Ds.Walidono.

Pada kesempatan pembinaan dan monitoring, Evaluasi kampung tanguh Camat Prajekan mengatakan .” Selamat datang kepada Tim dari Kabupaten di Kampung Tangguh, Ds.Walidono, Kec.Prajekan. Tetap semangat, jangan cepat berpuas diri dengan apa yg sudah kita capai saat ini, sehingga inovasi dan kreasi dari warga terus berkembang.
Desa sudah menyiapkan kampung tangguh di Ds.Walidono yaitu Kampung / Dusun Sumber Kanco. Mohon pak Asissten 2 di evaluasi dan di cek mungkin masih ada apa2 yg kurangan untuk dilengkapi sebagai kampung tangguh covid-19. Ucapnya

Sudah menjadi harapan kita bersama, bahwa dengan dibentuknya Kampung Tangguh ini, Pandemi Covid-19 dapat segera berakhir, sehingga masyarakat benar – benar bisa menjalani kehidupan dengan normal.

Mari kita berdamai dengan covid-19, dan tetap memperhatikan protocol kesehatan yang ada.”Kata Alumi IPDN 1994.

Demikian juga Bapak Asisten dua yg sebelumya banyak berkecimpung di dunia kesehatan Kab Bondowoso mengatakan.” Penekanan dan pembentukan Kampung Tangguh untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan membentuk karakter masyarakat yang tangguh dalam segala bidang.

” Agar seluruh elemen masyarakat paham terkait program New Normal, bukan berarti Covid-19 berakhir sehingga masyarakat menjalani kehidupan normal tanpa memeperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19.

Partisipasi seluruh unsur sangat diperlukan sehingga pembentukan Kampung Tangguh bisa mencapai tujuan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Terima kasih upaya2 yang sudah dilakukan oleh seluruh perangkat desa dan warga Ds.Walidono atas di bentuknya kampung tangguh di Ds.Walidono ini.

Wabah Covid-19 ini adalah penyakit yang membahayakan dan semoga apa yg kita harapkan dengan berdirinya kampung tangguh ini wabah covid-19 bisa pergi dan segara berakhir. Harpanya

pembinaan, monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui kesiapan dari Kampung Tangguh dalam kesempatan ini Danramil 0822/14 Prajekan mengatakan situasi pandemi Covid 19 memang sulit untuk antisipasi dampak yg tidak baik mari kita Berdayakan semua lahan pertanian yang ada di desa Walidono kita tingkatkan kwalitas pertanian baik lahan basah maupun lahan perkebunan apabila cadangan pangan kita melimpah, paling tidak kita aman dari krisis pangan.( Nur )

Related Posts

%d blogger menyukai ini: