Menu Tutup

Banjir Desa Nanggung, Akibat Pintu Penahan Air Hilang

Posted in Jakarta

BANTEN – lintasnusantara.net – Desa Nanggung Kec. Kopo Kab. Lebak Banten, rumah warga di rendam banjir, 19/5/20. Banjir tersebut luapan air dari sungai Cibeureum sehingga mengakibatkan banjir. Akibat dari luapan tersebut merendam rumah warga di sekitarnya.

Luapan air terjadi sehingga merendam atau masuk rumah warga, terjadi banjir sejak pagi hari, penyebab terjadinya banjir di duga atas hilangnya penahan air, atau “Door Water Control (Pintu Panahan Air) hilang lantaran di duga ada yang mencuri.

Menurut keterangan warga yang bernam Abe mengatakan, “Banjir terjadi sejak pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB, penyebabnya, karna pintu penahan air, yang berada di jembatan hilang di duga di curi orang”, jelasnya.

Awak media juga mengkonfirmasi, salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya, yang berada di sekitar jembatan, membenarkan atas hilangnya pintu penahan air tersebut, “Iya betul, banjir ini sudah beberapa kali terjadi, akibat pintu penahan air hilang di duga di ambil orang, dan kami juga sudah melaporkannya ke pihak Kepala Desa, namun belum ada perkembangan”, ucapnya.

Pihak Kepala Desa pun ketika akan di konfirmasi oleh awak media, Kantor Desa pun sudah tutup, dikarnakan waktu jam operasional sudah habis.

Kemudian awak media mencoba mengkonfirmasi, pihak Kecamatan Kopo, Bapak Ranan Sekertaris Camat melalui sambungan telponnya, beliau mengatakan, “Bahwa banjir yang terjadi memang benar dikarnakan pintu penahan air telah hilang di duga di curi orang yang tidak bertanggung jawab.

Lanjut Ranan, hilangnya pintu air itu sudah 2 tahun yang lalu, saya juga sedih melihatnya karna akibat banjir itu sudah merugikan warga sekitar, dan kami pun sudah mengadukan, atas hilangnya pintu air itu ke pihak Balai Besar sungai Cibeureum dan Cidurian, namun sampai saat ini belum ada tanggapan”, jelas Ranan sekertaris Camat Kopo lewat tlp selulernya.

Penulis : Jaks
Publisher: Sayadi H

Related Posts

%d blogger menyukai ini: