Bikin Haru dan Kagum Pasutri di Desa Mrawan 4 Tahun, Tinggal di Rumah Terpal

Foto :Kondisi Rumah Ria Komalasari Bersama Kedua Anaknya Yang Masih Berumur 3 dan 5 Tahun

Jember, lintasnusantara.net – Alvian sapaan Holili warga Dusun Gumuksuda, Rt/Rw 03/011, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember yang hidup disebuah Rumah beralas tanah di tutupin terpal luput dari perhatian pemerintah.

Meski kondisinya sudah jauh dari kata layak ia tetap berusaha keras untuk mendapatkan biaya hidup sehari-hari. Ia bahkan bekerja apa saja demi mendapatkan rupiah untuk membeli makanan seadanya.

Rumah menutupi pakai terpal, plastik, dan bekas karung berukuran kurang lebih 2×5 meter itu hanya terbuat dari dinding bambu bekas yang telah lapuk serta bolong, bahkan terlihat kondisi sebagian dibiarkan menganga.

Akibatnya saat musim hujan, Holili terpaksa tidur dalam keadaan basah kuyup dan kedinginan, bahkan terpal pasangan suami istri (pasutri) ini juga ingin lebih layak.

“Kalau hujan basah, karena atap dan dinding sudah banyak bocor, mau saya perbaiki tidak ada biaya. Saya berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumah, karena kalau hujan basah,” ucapnya, Minggu (23/05).

Tidak hanya itu, rumah terpal yang dibuatnya itu berukuran lebar 2×5 meter, lantainya dimasuki air, karena banyak kondisi tempat banyak yang bolong.

Bahkan tempat tidur dirinya dengan anaknya yang hanya dibatasi selembar terpal.

“Saya tinggal disini sudah 4 tahun lebih, sebelumnya saya bersama anak anak yang lain menumpang dirumah saudara,”kata Holilo saat ditemui awak media.

Namun ia tetap sabar dengan kondisi yang seperti sekarang banyak yang berdatangan.

“Alhamdulillah, kemaren dapat BLT-DD 2021, 2x. Kami tidak bisa sebutkan satu persatu, sudah terima bantuan berupa beras, dan lain-lain, semoga beliau gampang rejekinya dan dimudahkan segala urusannya,” ucap Holili. (Sayadi)