Menu Tutup

BUPATI KARO INGATKAN, SAMPAI SEKARANG BELUM ADA VAKSIN DAN OBAT COVID-19

Karo-Lintasnusantara.Net

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH kembali meminta masyarakat supaya jangan lengah, kare­na pandemi Covid-19 atau virus corona belum berakhir. Meskipun Kabupaten Karo masih bertahan di zona hijau, namun di luar Karo kondisinya masih parah, seperti di Kota Medan.

Ia meminta masyarakat supaya bersabar dan tetap waspada. Dengan terus konsisten men­jalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Masyarakat diminta menghindari tempat keramaian, menjaga Physical Distancing, lalu tetap memakai masker, memakai hand sanitizer, hingga rajin mencu­ci tangan.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Kamis (14/5) di kantor Bupati menyikapi masih banyak masyarakat tidak patuh menjalankan protokol kesehatan dengan mulai meningkatnya aktivitas warga masyarakat di Kota Kabanjahe.

Terkelin Brahmana pun mengingatkan jika pencegahan Covid-19 adalah tanggung jawab bersama. “Jadi bukan hanya dokter dan perawat saja. Tapi kita semua,” kata Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Karo inipun meminta agar warganya tetap menjaga kesehatan. “Terapkan perilaku hidup sehat, perbanyak cuci tangan, dan sering olahraga,” tegasnya.

Masyarakat harus tetap waspada terhadap virus corona. Namun tidak perlu takut dan panik terhadap penyebarannya asal tetap menjalankan protokol kesehatan. Pemerintah Kabupaten Karo dan Gugus Tugas terus meningkatkan pemahaman masyarakat atas pencegahan virus corona, imbuhnya.

“Karena hingga hari ini, belum ada vaksin dan obat untuk melawan penyakit pernapasan ini, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan antisipasi diri, yakni dengan memakai masker maupun disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Bupati Karo.

Bupati Terkelin Brahmana menambahkan, Pemkab Karo sudah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI sebesar Rp600 ribu/bulan selama tiga bulan terhitung untuk bulan April, Mei dan Juni 2020 telah disalurkan Senin (11/5) kemarin kepada masyarakat 16.817 KK, sedangkan dana APBD Karo tahun 2020 untuk Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi juga sudah disalurkan bantuan sosial pangan berupa sembako.

“Menyusul, secepatnya bantuan pangan berupa sembako, dengan jumlah penerima 42.699 KK dari Pemprovsu,” terangnya.

Sejumlah jalan protokol di kota Kabanjahe, aktivitas warga terkesan kembali normal seperti tidak ada masalah dengan pandemi Covid-19.

Jalan Abdul Kadir, Jalan Kapten Pala Bangun, Jalan Mumah Purba dan Jalan Kapten Bangsi Sembiring dan lainnya terlihat ramai dengan aktivitas warga. Rumah-rumah toko, kedai eceran, warung-warung, grosir, hingga toko-toko di sepanjang jalan itu terlihat padat dan ramai. Bahkan sejumlah jalan terpantau sempat juga macet akibat kendaraan yang padat. Rata-rata para pedagang, masyarakat dan pembeli mengaku alasan ekonomi dan kebutuhan hidup menjadi alasan utama kembali beraktivitas seperti sedia kala.(eg/Team Linus)

Posted in Karo

%d blogger menyukai ini: