“Bupati Karo Minta OPD Agar Begerak Cepat , Tancap Gas menuju gairah Ekonomi !”

Karo-Lintasnusantara. Net

Bupati karo Terkelin Brahmana didampingi kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kepala BKD Tomi Sidabutar, Kabag umum dan Perlengkapan Hotman Brahmana, eks DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, membahas pembentukan Komite kebijakan, Satgas penanganan Covid-19 dan Satgas pemulihan ekonomi Nasional, Rabu (22/7/2020) pukul 13.00 wib di Rumah makan Asima kabanjahe.

Disela sela, sambil makan santap siang, Terkelin menuturkan berdasarkan peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2020 , Gugus tugas penanganan Covid-19 (GTPP) yang terbentuk berdasarkan kepres 7 tahun 2020 telah dibubarkan dan dicabut oleh Presiden RI joko widodo. Katanya

” Menyikapi ini, Pemda Karo sementara akan menunda sementara dana Refocusing dulu, sebelum ada surat keputusan baru, sebagai landasan hukum agar ada legalitas dalam pemakaian dana Refocusing. Sebut Terkelin

” iya, pastinya, tindak lanjut surat keputusan (SK) formasi yang baru sesuai perpres 82 tahun 2020, dapat dibahas usai besok (23/7) ada pertemuan para Bupati se-sumut di rumah kediaman Gubsu, hal ini ditekankan Bupati kepada kepala Bappeda dalam langkah kedepan menyusun formasi baru. Terangnya

” lagi, kata Terkelin, untuk konsep sudah ada, dalam penunjukan ASN yang diduduk-kan dalam pos susunan komite kebijakan , Satgas Covid-19 dan Satgas pemulihan ekonomi nasional, yang akan dituangkan dalam SK (surat keputusan) bupati karo, untuk diangkat menjadi ketua, kita sudah memiliki draf dan strategi. Ungkapnya

“Yang penting, menurutnya setelah ada rambu rambu pembentukan formasi baru dari pihak propinsi, secepatnya pemda karo akan bentuk SK formasi Baru tersebut.
Selanjutnya OPD dan pihak lainnya yang masuk dalam SK, kita lakukan langsung” tancap gas” Untuk bekerja. Tegasnya

Tidak ada lagi istilah rem sana, rem sini, ini perlu hilangkan, yang dibutuhkan *tancap gas” jalin dan bangun komunikasi lintas OPD, lintas instansi, lintas masyarakt, lintas agama, lintas wilayah, sehingga penangan Covid-19 sesuai dengan target pencapaian program pemerintah, akhirnya berimbas gairah ekonomi pulih ditengah masyarakat. Jelasnya

“Semua ini berjalan sukses, apabila masyarakat paham dan mempedomani protokol kesehatan, cuci tangan, pakai masker, physical yang, hindari kerumunan, pakai hand sanitizer. Pungkasnya(eg/Linus)