Bupati Karo Tegas Perintahkan Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Karo segera menyelesaikan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) new normal

Karo-Lintasnusantara.Net

Pemkab Karo terus mematangkan konsep new normal life. Di mana basis utamanya terletak pada penerapan protokol kesehatan yang ketat. New normal sejatinya adalah konsep yamg diterapkan bagi masyarakat untuk menyesuaikan dan beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru dalam beraktivitas. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terpuruknya ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang tanpa kepastian kapan akan berhenti.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, SE yang juga sekaligus Wakil Satgas 1 Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, dalam presentasi menuju fase new normal, Selasa (16/06/2020) diruang Karo Command Center, Kantor Bupati Karo, menegaskan mendukung sepenuhnya penerapan new normal.

Presentasi itu turut dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, Asisten Adm. Perekonomian dan Pembangunanasisten Dapat Kita Sinulingga, Asisten Administrasi Umum Setdakab Karo, Mulianta Tarigan, Plh GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu, Kasatpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Kepala Inspektorat Philemon Brahmana, Kepala DPKPAD Andreasta Tarigan, Kasdim Mayor Inf. D. Marpaung dan sejumlah perwira Kodim 0205 /TK.

“Masalah tanggung jawab operasi tugas, Taufik Rizal mengaku sudah siap jika dibebankan kepada pihaknya dengan bergandengan tangan bersama aparat penegak hukum lain dan Sat Pol PP Kabupaten Karo,” kata Dandim.

Dalam presentasinya menuju new normal itu, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, menekankan kembali, persiapan harus dilakukan dengan matang dengan kajian yang optimal dan ketat. Karena dalam kondisi pandemi covid-19 ini, supaya pemberlakuan new normal ini jangan sampai menambah kenaikan kurva Covid-19 di Kabupaten Karo.

Ia mengatakan, pandemi ini merupakan sebuah kondisi yang tidak pasti. Akan tetapi, pihakya meyakini jika seluruh elemen masyarakat bisa bersinergi dengan Tim Gugus Tugas secara bersama sama sehingga dapat melewati masa-masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

Intinya, Dandim mengaku kesiapannya untuk mendukung upaya Pemkab Karo dan Tim Gugus Tugas dalam menjalankan adaptasi normal baru atau kebiasaan baru di tengah masyarakat, ucapnya.

Sementara Bupati Karo, Terkelin Brahmana menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Karo perlu segera menyelesaikan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) new normal. SOP new normal ini yang nantinya akan mengatur secara teknis kegiatan hidup masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Yang terpenting, bagaimana kita membuat SOP new normal sesuai dengan karakter masyarakat Kabupaten Karo. Tidak sempurna tidak masalah, karena kita juga belum pernah mengalami hal yang seperti ini. Sambil berjalan kita benahi. “Mari kita satukan langkah dan tindakan untuk “Bersatu melawan COVID-19” baik unsur ASN, TNI/Polri dan seluruh komponen masyarakat dengan meningkatkan disiplin diri mematuhi anjuran protokol kesehatan. Dalam konteks inilah semangat solidaritas dan kebersamaan berperan krusial,” ajak Terkelin Brahmana.

Karenanya, sambung Terkelin Brahmana, kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan itu menjadi ‘vaksin’ khusus untuk mencegah penularan. “Untuk itu, kita harus mampu membumikan protokol kesehatan sebagai budaya baru kehidupan sehari-hari kepada seluruh masyarakat dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dengan begitu daerah kita akan keluar dari zona merah Covid-19, ajak Bupati Karo.

Pada kesempatan itu, Bupati kembali mengingatkan, masyarakat yang datang atau mau berkunjung ke Kabupaten Karo dari jalur Medan sekitarnya diminta supaya menunda dulu, sebab pos chek poin di desa Doulu sudah dilakukan penyekatan, bagi setiap kendaraan yang hendak masuk akan diperiksa keperluannya. Jika tujuan tidak jelas akan dipaksa putar balik arah. “Kami (Pemkab Karo) welcome terhadap siapa saja, tapi untuk sementara jangan dulu, apalagi Kabupaten Karo masih berstatus zona merah, kami sedang berbenah. Nanti kalau sudah masuk fase new normal, Kabupaten Karo akan kembali terbuka terhadap kunjungan wisatawan,” tegasnya. (eg/Team Linus)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: