Menu Tutup

Bupati Karo Temukan Tower Telkomsel Tanpa Izin

Tanah Karo- Lintasnusantara.Net

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH menemukan Tower Telkomsel diduga berdiri tanpa izin di lokasi aset Pemkab Karo, tepatnya di Stasion Terminal Agribisnis (STA), Desa Bandar Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, (Rabu 20/5).

Bupati Karo berang dan langsung meminta Kasat Pol PP Kabupaten Karo Hendrik Tarigan, segera turun ke lokasi untuk menyegel dan memutus arus listrik ke tower.

Pasalnya, bukan hanya tower yang berdiri, diduga juga terjadi pencurian arus listrik selama satu tahun lebih. 

“Ini sudah kelewatan, tiga kesalahan vatal yang dilakukan pihak Telkomsel, yakni mendirikan tower di lahan aset pemerintah, kedua berdiri tanpa izin dan ketiga diduga melakukan pencurian arus listrik,” kecam Bupati.

Turut mendampingi Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi, Kepala Dinas Pertanian Metehsa Purba, Kepala Dinas Perhubungan, Gelora Fajar Purba, SH, MH, Kabag Umum Hotman Brahmana dan Camat Merek, Juspri Nadeak.

Saat itu juga Bupati Karo meminta Camat Merek, Juspri Nadeak berkordinasi dengan Kasat Pol PP mengadukan ke Polsek Tigapanah.

Seorang yang mengaku penjaga malam lokasi STA, K Ginting, mengaku bahwa pembangunan tower itu katanya dulu hanya untuk sementara, menumpang parkir, jadi saya tidak tahu, ternyata sudah satu tahun lebih. Menurut perjanjian saya dengan pihak Telkomsel dulu, katanya menumpang parkir, itulah sebabnya saya biarkan saja, ucapnya.

Dari Telkomsel ketika itu namanya Surya. Namun saat dihubungi ketika itu juga, melalui handphone, Surya, terkesan mengelak dan mengaku sudah pindah tugas ke Bengkulu. Parahnya lagi, tidak ada nomor kontak pihak Telkomsel di Kabanjahe yang bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya Bupati Karo Terkelin Brahmana dan rombongan mengunjungi STA Merek untuk memastikan calon lokasi pembangunan gedung uji KIR Dinas Perhubungan Kabupaten Karo.

Pasalnya, beberapa hari belakangan sejumlah elemen masyarakat di daerah itu mendesak Pemkab Karo segera merealisasikan pembangunan gedung uji KIR, karena hampir dua tahun masyarakat Kabupaten Karo yang mengurus kartu KIR harus bolak balik ke Sidikalang. Apalagi saat pandemi covid-19, masyarakat diminta berdiam di rumah sesuai protokol kesehatan, namun disisi lain harus ke luar daerah mengurus perpanjangan kartu KIR.Setahu bagamana ketika sampai di lokasi STA, Bupati Karo terkejut ketika melihat tower milik Telkomsel setinggi 50 meter lebih berdiri tanpa izin (eg/Team Linus)

Posted in Karo

%d blogger menyukai ini: