Butuh Tangan Dermawan, Warga Desa Suka Cinta Ini Harus Tinggal Di Rumah Yang Sudah Sangat Memprihatinkan

Lintas-Ogan-Sumsel
Rabu, 1O Maret 2021

Posted in Ogan Ilir

Indralaya — Ogan Ilir-Sumsel — Lintasnusantara.Net — Bertahun-tahun sudah keluarga Muslimin (33) warga Desa Suka Cinta Dusun I Rt 03 Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir-Sumsel ini menantikan program Rutilahu dari Pemerintah. Namun impiannya memiliki rumah yang layak huni, nampaknya hanyalah angan-angan belaka. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari pemerintah desa setempat setelah mendata dan memotret rumahnya beberapa tahun lalu.

Selama penantian panjang tersebut, Muslimin dan istrinya Rina Triana (31) harus tinggal di rumah yang memprihatinkan bahkan bisa membahayakan keselamatan mereka berdua serta kedua anaknya yang masih kecil. Baru-baru ini bagian belakang (dapur) rumahnya telah roboh dikarenakan musim penghujan dan memang kondisi rumah yang sudah lapuk.

Kepada wartawan, Muslimin menceritakan tentang nasib yang dialaminya tersebut. Menurutnya, beberapa tahun lalu pemdes Suka Cinta pernah mendatangi rumahnya serta melakukan pendataan bahkan sempat memotret rumahnya dari arah depan dan belakang lalu ke samping kiri dan kanan rumah. Saat itu, lanjut muslimin, pihak pemdes mengatakan bahwa rumah keluarga saya akan dibedah.

Mendengar pernyataan dari pemdes itu tentu saja Muslimin dan keluarga merasa sangat senang. Namun sangat disayangkan, hingga saat ini program rutilahu tersebut tak pernah ada kabar kelanjutannya maupun kepastian mengenai realisasinya.

Setelah kejadian itu, Muslimin kembali mencoba mengajukan proposal program bedah rumah pada bulan Mei 2020 lalu kepada Pemkab Ogan Ilir dan Pemprov Sumsel. Akan tetapi, menurut uju Min sapaan akrab Muslimin yang sehari-harinya bekerja serabutan ini, permohonannya tersebut belum juga ditanggapi oleh pemerintah.

“Pertama kali bedah rumah itu diusulkan pemdes, tapi hingga kini belum ada kabar. Lalu kedua kali diajukan melalui proposal dan masih belum berhasil juga. Ya, mungkin belum rezeki kami,”ungkap uju Min kepada wartawan sembari menunjukkan rumahnya yang sudah roboh sebagian, Rabu (10/3/2021).

Lanjunya lagi, rencananya tahun ini ia akan kembali mengajukan proposal bedah rumah ke Pemkab Ogan Ilir maupun Pemprov Sumsel. Dia berharap agar di tahun 2021 ini, impiannya memiliki rumah layak huni bisa terwujudkan melalui program rutilahu dari Pemerintah.

“Kami akan coba ajukan proposal kembali. Semoga tahun ini, proposal kami diterima dan ditanggapi sehingga bedah rumah impian kami bisa terealisasi,”pungkasnya. (F’R)