CV Udeta Pemenang Lelang Jembatan Sumber Jambe Terancam Molor

Jember, lintasnusantara.net CV Udeta pemenang lelang pekerjaan peningkatan jembatan lingkar timur Sumber Jambe yang ada di Desa Gunung Malang Sumber Pakem Kec Sumber Jambe Kabupaten Jember, terkesan molor.

Pasalnya, proyek yang dimulai tanggal 8 September 2021 selesai 27 November 2021 ada keterlambatan 11 Persen terhitung minggu kemarin, jember (20/11/21).

Pemenang lelang tersebut adalah CV Udeta dengan nilai kontrak Rp 630.808.000. yang berumber dari anggaran Dau tahun 2021 dengan waktu pelaksanaan mulai 8 September 2021.Selesai 27 November 2021.

Yang mana pekerjaan seharusnya diselesaikan pada tanggal 27 November 2021 bisa saja meleset melihat proses pengerjaan belum masuk ditahap pengecoran plat beton.

Sementara Imam Safi’i mandor proyek jembatan yang ada didesa Sumber Pakem mengatakan bahwa pekerjaan tidak akan selesai dari waktu yang sudah ditentukan, karena dalam pekerjaan terkendala cuaca.

“Pekerjaan kita terkendala cuaca mas, dulu waktu mau kerja tiba tiba banjir akibatnya kita tidak bisa kerja, semisal tidak ada kendala, pekerjaan kita sudah mencapai 100 persen.” Ungkap Imam Safi’i waktu di lokasi proyek.

Tambah Safi’i bahwa pekerjaan sudah mencapai 70 persen, dan saat ini masih dalam pekerjaan pemasangan batu dinding.

“kita akan nambah waktu kerja dan pekerjaannya akan kita kejar meskipun malam kita akan lembur mas, biar bisa mencapai target yang sudah di sepakati, dan dalam minggu ini insyaallah pekerjaan bisa pengecoran plat beton.” bebernya.

Sementara konsultan pengawas Riza Mustofa dari CV Prisma Design konsultan mengatakan, bahwa dari minggu kemarin progres pekerjaan jembatan di desa Sumber Pakem ada keterlambatan 11 Persen.

CV Udeta Pemenang Lelang Dapat Surat Peringatan

Surat peringatan satu sudah dilayangkan ke pihak Kontraktor tanggal 10 November yang lalu.

Iya, pekerjaan jembatan di Sumber Pakem dari minggu kemarin ada keterlambatan pekerjaan 11 Persen.

Dan pihak CV Udeta sudah kita kirimi surat peringatan satu (SP1) tertanggal 10 November 2021. kata Riza kepada media sidikkasus melalui sambungan telepon.

Lanjut Reza, kita sudah layangkan surat peringatan 2 kepada pihak CV udeta terkait keterlambatan pekerjaan, yang mana masa akhir pekerjaan kurang satu minggu.

Sejauh ini menurut Riza bahwa dari pengawasan dan pengecekan di lapangan pekerjaan sudah sesuai spek, hanya saja faktor keterlambatan masalah tenaga kerja saja.

Untuk bisa memenuhi target yang sudah ditentukan pihak konsultan berharap pihak kontraktor menambah tenaga kerja atau waktu kerja (sif) bila perlu dilembur, mengingat waktu kurang satu minggu dari jadwal yang sudah ditentukan.

“Ketika pihak kontraktor tidak selesai dari waktu yang sudah ditentukan, pastinya akan kena denda, per hari berapa saya lupa mas,” terangnya.

“Terkait keterlambatan pekerjaan dan konsekuensinya seperti apa, pihak konsultan pengawas akan berkoordinasi dengan pihak dinas,” jelasnya Riza Mustofa pengawas lapangan CV Prisma Design konsultan melalui sambungan telepon seluler.

Hingga berita ini dinaikkan pihak CV Udeta sulit untuk dikonfirmasi dan dihubungi baik melalui sambungan seluler dan juga WhatsApp.

Publisher, Sayadi