Menu Tutup

Dandim 0822/Bondowoso Menyambut Kedatangan LO (Liaison Officer) BNPB, Mayjen TNI (P) Eko Budi S.

Posted in Bondowoso

BONDOWOSO, lintasnusantara.net – Dalam rangka Peninjauan Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bondowoso Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 pusat yang dipimpin oleh LO (Liaison Officer) BNPB, Mayjend TNI (P) Eko Budi S. memberikan arahan kepada Dandim 0822 dan Forkopimda Bondowoso bertempat di Pendopo Kab. Bondowoso Jl. Letnan Karsono Bondowoso, Sabtu siang (20/6).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Liaison Officer BNPB, Mayjend TNI (P) Eko Budi S, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar, SE., M.Si, Waka Polres Bondowoso Kompol Susiyanto,S.Sos, Direktur RSU Koesnaedi Bondowoso, dr. Yus Priatna A. Sp. P, Sekda Kab. Bondowoso H. Saifullah, S.E., M.Si, dan Kepala BPBD Bondowoso Ir.Kukuh Triatmoko, MM, serta Kepala Dinkes Bondowoso Dr. H. Mohammad Imron, M.M.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bondowoso LO (Liaison Officer) BNPB, Mayjend TNI (P) Eko Budi S memberikan arahan dan mengatakan, “Saya merasa senang dan melihat di wilayah Kabupaten Bondowoso dalam Penanganan Covid-19 cukup baik, bisa dilihat dari tidak ada penambahan pada hari ini dan angka positif termasuk kecil diwilayah Jawa Timur.

Kondisi seperti ini perlu dipertahankan, meskipun sudah ada PCR yang diterima oleh Pihak RSUD dr H Koesnadi, harapannya dapat dipergunakan dengan baik dalam penanganan Covid-19. Intinya Bantuan PCR ini untuk masyarakat Bondowoso, karena dengan adanya ini maka pendeteksiannya lebih gampang. Kita tahu jika PCR ataupun Rapid test tidak dilakukan maka akan sulit mendeteksi tempat kita ada yang positif atau tidak, ini sangat bahaya karena tidak ada tolak ukur. Belum lagi potensi penyebarannya, sehingga perlu dideteksi dari dini.

Alat ini hanya ada 10 dari 38 Kab/Kota di Jatim termasuk Kab. Bondowoso didalamnya. Sehingga segera dioperasionalkan alat ini, termasuk Reagen dipergunakan seoptimal mungkin, tuturnya.

Tambahnya, “Perintah Bapak Presiden, setiap hari kita harus bisa melakukan pemeriksaan sebanyak 30 ribu orang Se-Indonesia, Untuk Bondowoso harus segera. Selain itu kita juga melaksanakan pelatihan kepada petugas Swab ini petugas khusus pengambilan Swab. Kondisi ini merupakan hasil kerja keras Gugus Tugas, Pemkab Bondowoso dan seluruh unsur terkait.

Khususnya untuk Dandim 0822 dan Kapolres Bondowoso bantu pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan masyarakat dalam Menangani Covid-19. Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk Covid-19, satu satunya obat saat ini yaitu terapkan protokoler kesehatan, baik menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun, kenakan masker tiap saat dan protokol lainnya, pungkas nya. (Nusul)

Related Posts

%d blogger menyukai ini: