DISHUB Kab Tangerang Tindak Tegas, Aktivitas Bongkar Muat Tanah Di Jalan Raya CURUG.

Rep. Tim Red

Lintasnusantara.net-Tangerang- |Dinas Perhubungan kabupaten Tangerang menindak lanjuti aduan Masyarakat (Dumas), terkait bongkar muat Tanah oleh pihak Pengembang PARAMOUNT. Kegiatan tersebut dinilai masyarakat sangat mempengaruhi kestabilan Jalan, akibatnya jalan menjadi rusak dan rawan kecelakaan, menanggapi prihal tersebut anggota perhubungan segera mendatangi lokasi kegiatan PLP Curug, 1/03/21.

Berbekal bukti di lapangan, petugas beserta Komandan Regu (Danru) yang berjaga di titik Bitung pun, mendatangi lokasi lalu kemudian bertemu serta di terima oleh Keamanan (Security) dan juga Manager Infrastruktur.

” Setelah kami mendapat aduan, dan keluhan dari masyarakat mengenai kegiatan Bongkar muat Tanah Kendaraan sumbu III, yang digarap oleh Perumahan PARAMOUNT, maka petugas langsung menuju lokasi, sampai disana diterima oleh security guna mengkonfirmasi aduan masyarakat,” jelas Petugas yang tidak ingin di sebut namanya.

Lanjut petugas perhubungan menjelaskan kronologinya, “berawal dari Informasi serta pengembangan, kemudian pada Jam 10.30 Wib. Petugas bergerak menuju lokasi aktivitas bongkar KR Sumbu III, di kawasan Perumahan Paramount di jalan raya PLP Curug Kec. Curug, kemudian pada Jam 10.55 Wib, bertemu Asep selaku Manager Proyek Infrastruktur dan menyampaikan beberapa Hal :

  1. Agar pengembang dalam melaksanakan aktivitas, dapat bekerja sama dengan mengikuti Jam operasional sesuai Peraturan Bupati (Perbub) 47/2018, yakni tentang pengaturan jam operasional kendaraan angkutan tambang
  2. Apabila setelah diberikan arahan, informasi dan sosialisasi Perbub 47/2018, pihak pengembang masih melakukan aktivitas, maka Dinas Perhubungan (Dishub) Kab. Tangerang akan melaksanakan Sanksi tegas sesuai sesuai dengan UU 22 Th 2009, PP 80 Th 2014, dan Perbub 47/2018.
  3. Menutup Akses masuk kendaraan sumbu III, yang berjarak 100 Meter dari akses keluar (100 Meter menggunakan akses Cut and Fill di area Pengembangan dengan keluar menggunakan jalan utama Jl raya PLP Curug),” kata petugas Dishub.

Pihak pengembang menyangkal bahwa tidak mengetahui adanya Perbub 47/2018, kemudian berjanji akan mengikuti arahan sesuai dengan Perbub 47/2018. Lebih lanjut, akan membuka akses jalan di inner, dan tidak lagi menggunakan jalan Utama dalam bongkar muat serta menolak kendaraan pengangkut tanah dari luar, sebelum waktu sesuai dengan Jam perbub.

” kami tidak tau dengan adanya Perbub 47/2018, untuk itu kami akan mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Asep.

Setelah di lakukan sosialisasi kepada pihak pengembang, Dishub akan menindak lanjutinya dengan ,” melaksanakan pemantauan setelah di laksanakannya Himbauan berupa sosialisasi Perbub 47/2018, kemudian melanjutkan monitoring kelokasi muat, yang informasi dari pengembang dan personil jaga simpang Bitung berada di jalan raya Korelet Kec. Panonang,” tutup Petugas Dishub yang tidak ingin disebut namanya melalui Pesan singkat Elektronik.

Editor. Jaks