Dugaan Penggelapan RAB CV Putra Karang Tampomas, Aep Saepuloh Dewan Partai Demokrat Angkat Bicara

Papan Proyek jalan beton jalan desa rancasumur.

Reporter. Mular/ Editor. Jaks

Serang, Lintasnusantara.net- Pelaksana Rekontruksi jalan Desa Rancasumur, Kecamatan. Kopo, CV. Putra Karang Tampomas yang diduga kuat banyak penyimpangan, baik secara Bentuk Specifikasi Tehnik (BESTEK) maupun Rincian Anggaran Belanja (RAB), bahkan pelaksanaan rekontruksi berupa pengerasan jalan Rigid beton yang pembiayaannya menggunakan Anggaran Pembiayaan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang tahun Anggaran 2021 senilai Rp. 270.000.000,- (Dua Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) terkesan Asal-asalan.

Menyikapi hal tersebut, Awak media yang tergabung dalam Persatuan Pewarta Warga indonesia (PPWI) yang di ketuai Sofyan, menyambangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Serang pada tanggal 06/09/21, guna koordinasi dan klarifikasi terkait pelaksanaan pekerjaan Rekontruksi jalan Desa Rancasumur Kec. Kopo yang syarat dengan dugaan penggelapan RAB, dan Penyimpangan BESTEK,

Sekertaris dinas PUPR Kab. Serang Mohammad Hanafi ST. MT, menanggapi beberapa dugaan penggelapan RAB dan Penyimpangan BESTEK, lalu berjanji akan dilakukan langkah ketegasan sesuai aturan yang berlaku, termasuk akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten, namun sampai berita ini di turunkan, janji Pejabat Dinas Eselon III A tersebut belum terlihat adanya Core (Pengambilan Contoh beton dengan cara melubangi beton yang sudah kering) guna menguji Mutu dan kwalitas beton, seperti yang di janjikan pada saat kunjungan Tim PPWI ke dinas PUPR Kab. Serang pada beberapa pekan lalu.

Sementara Aep Saepuloh, Dewan dari partai Demokrat yang di temui Tim Awak media dari PPWI dirumahnya mengatakan, sangat menyayangkan kinerja Kontraktor atas nama CV. PUTRA KARANG TAMPOMAS, kemudian agar meninjau atas temuan dan aduan masyarakat.

“Agar dilakukan peninjauan dan evaluasi atas pemberitaan maupun kunjungan Awak media dirumahnya, yang menyampaikan keluhan masyarakat di wilayah binaannya. Agar diupayakan langkah ketegasan jika dinilai ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan, apalagi sekarang masih dalam masa perawatan oleh kontraktor pelaksana,” Tegas Aep melalui sambungan selular dengan Oxeu Oktaviana. ST.M.Pd kadis PUPR Kab. Serang.

Meskipun bukan kewenangan Aep Saepuloh, namun dirinya akan ikut serta memantau, apalagi jika sudah menyangkut Aspirasi Masyarakat binaannya, “Saya tidak tahu ada kegiatan rekontruksi jalan desa di rancasumur, salah satu jalan akses menuju tempat wisata ziarah keramat Solear Tangerang, Sofyan memberitahu saya melalui telpon selulernya, saat awak media kesulitan melakukan kunjungan koordinasi dan klarifikasi kepada pejabat dinas PUPR serang, terkait pelaksanaan rekontruksi jalan desa rancasumur,” Tutur Aep selaku Dewan.

Terkait pengawasan dari dinas yang terabaikan, awak media berharap ada langkah ketegasan dari pejabat yang berwenang sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 Th 2010 tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Sangsi pelanggarnya mulai teguran secara lisan, dan tertulis hingga penundaan kenaikan gaji dan penurunan pangkat, serta jabatan sesuai tingkat dan jabatan yang dimiliki.

(ML/TIM)