Jelang Pelaksanaan Haul Akbar Habib Sholeh Bin Muksin Tanggul, Gugus Tugas Covid 19 Jember Lakukan Operasi Yustisi

JEMBER – Jelang pelaksanaan Haul ke 45 Almarhum Habib Sholeh Bin Muksin Al Hamid yang berdomisili di Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, dilakukan operasi yustisi terhadap jamaah yang berdatangan dari berbagai kota, dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Jember, operasi yustisi digelar pada Sabtu 22/05/2021.

Pelaksanaan Haul Akbar yang akan digelar pada Minggu 23/05/2021 tersebut, sejak beberapa waktu yang lalu memang sudah dilakukan pendekatan secara persuasif kepada keluarga Almarhum Habib Sholeh Bin Muksin, namun pihak keluarga pada intinya juga tidak mampu membendung kedatangan jamaah yang ingin hadir pada acara tersebut.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, bersama Bupati Jember Hendy Siswanto, Wabup MB Firjaun Barlaman dan Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin, telah melakukan pendekatan ke pihak keluarga.

Pihak keluarga menyadari dan memahami untuk membatasi peserta,.namun mereka yang hadir ini bukan undangan, namun mereka datang dengan sendirinya, sehingga keluarga tidak dapat berbuat banyak, untuk itu memohon kepada aparat baik Kodim 0824 maupun Polres Jember untuk membantu penyekatan.

Mempertimbangkan kondisi tersebut, sejak hari ini disekitar lokasi kegiatan dilakukan pos penyekatan oleh petugas gabungan, sekaligus operasi yustisi.

Personel yang dilibatkan diantaranya dari Polres Jember dipimpin AKP Istono, dari Kodim 0824/Jember dipimpin oleh Danramil 0824/16 Tanggul Kapten Inf Suparno, serta Satpol PP Pemkab Jember.

Turut hadir petugas medis yang dipimpin dr Dian Puspitasari Kepala Puskesmas Tanggul beserta anggotanya serta mahasiswa Universitas Jember (Unej), melakukan test Swab genos terhadap jamaah yang sudah hadir dan menginap.

Menyikapi kegiatan tersebut, Dandim 0824/Jember saat kami wawancarai menyatakan, bahwa kegiatan operasi yustisi hari ini dan besuk memang kita fokuskan ke lokasi haul tersebut, dalam rangka melindungi jamaah dan masyarakat dari bahaya penyebaran Covid 19.

Kita memang sudah melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga, namun demikian kita harus mengantisipasi kondisinya. Hal ini memang perlu pemahaman dari semua pihak, sehingga tidak menimbulkan cluster-cluster baru. Apalagi dengan mengganasnya varian baru diberbagai daerah yang lebih rentan penyebarannya, sehingga harus benar-benar kita antisipasi. Tegas Dandim 0824/Jember selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Jember. (Siswandi)