Kabar Gembira Buat Warga Jember, Kabupaten Jember 2021 Dapat Kuota CPNSD Terbanyak se-Jawa Timur

Jember, lintasnusantara.net – Kabupaten Jember beberapa tahun ini tidak pernah dapat kuota rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD), dan di tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Jember kebagian jatah terbesar se-Jawa Timur rekrutmen 4.305 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Bupati Jember H. Hendy Siswanto usai acara pengangkatan Penjabat Kepala Desa, di Aula PB Sudirman, Kami sudah dapat surat dari Menpan (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Kalau Kabupaten Jember dapat jatah rekrutmen 4.305. Uangkap H. Hendy, Sabtu (8/5/2021).

Tambah Bupati, dalam rinciannya dari jatah 4.305, sebanyak 3.671 untuk lowongan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “P3K kebanyakan untuk guru, dan untuk CPNS kebanyakan untuk tenaga kesehatan dan 634 lowongan dialokasikan untuk CPNSD.

Ini berita bagus buat masyarakat Jember ayo memanfaatkan peluang ini. Dan saya berharap jatah 4.305 ini diperoleh warga Jember semua. Ayo kalau kurang lengkapi dokumennya. Buka website Menpan. Jatah ribuan lowongan ini harus kita maksimalkan. Pinta Bupati.

Lanjut Bupati, Pemkab Jember kekurangan delapan ribu tenaga ASN. “Dan kemarin saya ke Jakarta bertemu Pak Menteri dan kemudian ketemu staf khususnya. Saya bawa dokumen lowongan kebutuhan 1.500. di ditolak. Tidak boleh, karena waktu untuk mengajukan sudah habis, karena kami Maret.

Saya sampaikan kalau Jember selama dua tahun berturut turut tidak dapat jatah CPNS. Saya katakan: tolonglah, kami dikasih sepuluh orang juga tidak apa-apa. Tahun 2019 tidak dapat, 2020 tidak dapat, masa 2021 tidak dapat lagi.

Alhamdulillah akhirnya bulan ini saya dapat surat berkas dokumen yang saya usulankan itu bisa diterima. Kata Hendy Siswanto.

Ternyata di luar dugaan kami, karna waktu itu kami sampaikan, kalau memang ada kuota di kota lain yang tidak diperlukan, tolonglah bawa ke Jember. Dan hasilnya sekarang ini mendapat kuota 4.305 lowongan.

Mudah-mudahan tahun depan empat ribu lagi, kekurangan jumlah ASN bisa selesai. Tutup Bupati Hendy Siswanto. (Sayadi)