Kades Padomasan Dilaporkan oleh Salah Satu Media Online, Karena Melakukan Pengusiran, Intimidasi, Pada Wartawan

Jember, lintasnusantara.net – Tahir wartwan dari media online Nusantaraterkini.com melaporkan Kepala Desa (Kades) Padomasan Kecamatan Jombang ke Polsek Jombang Polres Jember, Rabu siang (05/05/2021).

Trimanto Kepala Desa (Kades) Padomasan, di laporkan karena melakukan intimidasi atau di anggap persekusi dan melakukan pengusiran di saat melakukan tugas ke jurnalistikan ke salah satu wartawan online nusantaraterkini.com

Saat Tahrir datang ke Polsek Jombang tidak sendiri, tetapi didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Koko Rahmadani dari Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) Jember. Dan Tidak ketinggalan pula Ketua Aliansi Wartawan Selatan (AWAS), M. Abdul Subur bersama beberapa wartawan yang tergabung di AWAS.

Setelah melakukan pelaporan di Polsek Jombang Tahrir bercerita tentang, intimidasi dan pengusiran yang dilakukan oleh Kades Trimanto pada dirinya, di waktu pada Jumat (05/05/2021).

“Saat itu saya bersama dua orang teman wartawan menemui Kades Padomasan, untuk konfirmasi terkait temuan perihal dugaan penyelewengan BLT DD di desa Padomasan yang pelaksanaanya di tahun 2020, Tetapi saya bersama temen temen mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari Kades tersebut,” Ungkap Tahrir.

Ketua AWAS, M. Abdul Subur, terkait permasalahan yang menimpa wartawan ini, mengatakan, “Kehadiran kami di sini untuk mendampingi laporan perlakuan tidak menyenangkan dan intimidasi kepada saudara kita sesama insan pers, yaitu saudara Tahrir.” Ucapnya.

Lebih lanjut M. Subur menambahkan, rasa solidaritas dari teman-teman AWAS dan wartawan lainnya tergugah karena kejadian yang menimpa Tahrir.

“Kami berharap polisi menindaklanjuti laporan ini. Hal ini juga untuk mengingatkan kepada semua pihak bahwa insan pers bekerja dengan dilindungi Undang Undang.” Pungkasnya.

Kapolsek Jombang, AKP Kusmiyanto ketika dikonfirmasi media lewat selular, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Pihak Polsek menerima dan akan menindaklanjuti laporan tersebut, tetapi sebaiknya berkoordinasi terlebih dahulu, agar tidak salah dalam menerapkan pasal yang dikenakan,” pungkasnya.

Sekedar Informasi, permasalahan yang menimpa Tahrir, telah dinaikkan oleh Kabarejember.com edisi kemarin : Menutupi Kesalahannya, Kades Padomasan Beralasan Warga Penerima BLT Pikun. (Sayadi)