Menu Tutup

Kampung Tangguh Disiapkan Untuk Melawan Terhadap Penyebaran Covid-19

Posted in Bondowoso

BONDOWOSO – Lintasnusantara.net – Peltu Suwaji Bati Komsos Koramil 13 Tlogosari bersama 3 orang personel Koramil 13 Tlogosari, bersama Muspika, Kapus Tlogosari dan Gugus Covid -19, Desa Pakisan yang sudah membentuk sebagai kampung tangguh di Kampung Suko Jawa Desa Pakisan Kec. Tlogosari, menerima kunjungan dari Gugus Covid-19 Kabupaten Bondowoso yang diwakili oleh BPBD Kab. Bondowoso dalam rangka, sosialisasi atau penyuluhan tentang kampung tangguh.

Hadir dalam giat Sosialisasi di antaranya: Peltu Suwaji bersama 3 orang personel Koramil Tlogosari. P. Hendrik Feri, SE.,MM kepala camat Tlogosari bersama 4 orang. Iptu Suyanto Kapolsek Tlogosari bersama 4 anggota Polsek. drg. Ita Wahyuni Kapus Tlogosari bersama 5 orang personel puskesmas. Ibu Riski Amelia, SH. Kepala Desa Pakisan bersama Gugus desa terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, kerawat Desa, Bidan, Perawat dan Relawan jumlah 20 orang.

Bapak Ichwan dari BPBD Bondowoso menjelaskan yang intinya.” Kampung tangguh disiapkan untuk melawan terhadap penyebaran Covid-19 dan mampu mandiri dalam perekonomian di tingkat kampung, dengan syarat kesiapan yang cukup, antara lain adanya lumbung pangan, ruang isolasi, portal dijalan pintu keluar masuk kampung dan yang paling penting bagaimana kita mengajak dan menyadarkan warga kita bahwa Covid-19, adalah sebagai musuh kita bersama yang sangat membahayakan dan dapat mengancam jiwa kita dan jiwa orang lain yang pernah jabat tangan, atau bertemu langsung.” Paparnya

Bila orang tersebut terkena Covid-19, yang tidak kelihatan namun sudah menelan banyak korban meninggal dunia, maka dari terbentuknya kampung tangguh ini disiapkan bukan hanya untuk mengatasi Covid-19 ini saja, melaikan untuk menyiapkan ancaman lain ya itu bencana alam yang kebetulan wilayah Tlogosari merupakan wilayah yang terdapat banyak perbukitan.”Tegasnya

Yang perlu disiapkan adanya perubahan penanganan Covid-19 yang menuju ke New Normal yang pelaksanaannya, yang semula dilarang keluar rumah yang New normal boleh keluar rumah dengan catatan, warga wajib tetap menggunakan masker, sering cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, jaga jarak, hal tersebut dilakukan agar perekonomian di masyarakat tetap berjalan namun kewaspadaan melawan Covid-19 tetap dilaksanakan bersama. Pungkasnya ( Nur )

Related Posts

%d blogger menyukai ini: