Kasus Pengusiran Wartawan, Ketua PWJ Jember Minta Usut Tuntas Pada Pihak Berwajib Sesuai UU Pers

Jember, lintasnusantara.net – Ketua Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) Kustiono Musri, menyampaikan sikap keprihatinan atas kasus yang dialami kawan Tahrir, wartawan media online Nusantaraterkini.com yang mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan yang diduga dilakukam Kepala Desa Padomasan Kecamatan Jombang.

Berdasarkan informasi kronologi yang ditela’ah oleh ketua PWJ, yakni wartawan Tahrir sudah berusaha dengan baik untuk melakukan tugas jurnalistik dengan mengkonfirmasi pada Kepala Desa (Kades) Padomasan terkait dugaan penyimpangan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT DD).

Wartawan Tahrir justru mendapat perlakuan tidak senonoh atau manusiawi berupa, pengusiran, intimidasi, serta kekerasan verbal.

Dengan kasus tersebut, ketua PWJ menyampaikan sikap ;

  1. Mengecam tindakan kesewenang-wenangan Kades Padomasan.
  2. Mendesak agar Polsek Padomasan, Polres Jember dan Polda Jatim untuk memberikan atensi atas kasus tersebut dan mengusut tuntas sesuai dengan Undang-undang Pers No 40 Tahun 1999.
  3. Mendesak Inspektorat Pemkab Jember dan Bupati Jember segera melakukan tindakan pendisiplinan dan jika diperlukan penjatuhan sanksi terhap Kades Padomasan sesuai dengan aturan yang berlaku.
  4. Menyerukan seluruh elemen wartawan Jember untuk bersatu dan bersolidaritas atas kasus kekerasan yang menimpa wartawan.