Menu Tutup

Kasus TPA Kabupaten Karo diuji , Kuasa Hukum Tersangka Lakukan Praperadilan

Posted in Karo

Karo-Lintasnusantara.Net

Perkara study kelayakan pengadaan tanah Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) pada APBD Karo tahun anggaran 2015 lalu berbuntut panjang. Apalagi sudah ditetapkan 2 orang tersangka dan sudah juga mendekam dibalik jeruji besi.

Tim Penasehat Hukum salah seorang tersangka kasus TPA (tempat pembuangan akhir) atas nama Baron Soeka Bonafide Kaban menggugat Kejaksaan Negeri Karo melalui praperadilan atas penangkapan dan penetapan tersangka di Pengadilan Negeri Kabanjahe ,Rabu ( 05/08/2020) sekira pukul 10.00 WIB..

Sidang dipimpin hakim tinggal Vera Yetti Magdalena,SH.MH diruang sidang Kartika Pengadilan Negeri Kabanjahe .Persidangan berlangsung cukup singkat karena termohon praperadilan tidak hadir.

Gugatan ini dilayangkan karena Tim Advocat menduga pihak Kejaksaan Negeri Kabanjahe telah melakukan serangkaian prosedur , penangkapan, dan penetapan tersangka yang tidak sah.

” Informasi yang kita terima bahwa klien kami atas nama Baron Soeka Banafide Kaban pada tgl 17 Juli 2020 menghadiri panggilan sebagai saksi. Setelah kami konfirmasi dari keluarga maupun klien kami menyebutkan bahwa setelah keluar dari halaman Kejaksaan Negeri Karo ditangkap dan dibuat Surat Perintah Penangkapan . Pada hari itu juga dikeluarkan Surat Perintah Penahanan ,” ungkap penasehat hukumyang ditunjuk keluarga Antoni Surbakti,SH,MH kepada sejumlah wartawan seusai sidang .

Ditambahkan Surbakti,keluarga menunjuk sebagai penasehat hukum mengajukan permohonan pra peradilan sebagai koreksi ataupun validasi terhadap yang dijadikan tersangka.

” Seperti yang saya katakan tadi dipanggil sebagai saksi ,terus ditetapkan sebagai tersangka,kemudian ditangkap dan ditahan padahari dan jam yang sama,” ungkap Surbakti.

” Untuk itu kita koreksi melalui pra peradilan . Untuk materi pembuktian akan kita sampaikan pada persidangan yang akan datang. Kejari selaku termohon tidak hadir pada persidangan ini karena Kajarinya lagi di Jakarta ,” terang Surbakti lagi (eg/Linus)

Related Posts

%d blogger menyukai ini: