Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Sepanjang Tahun 2019-2020

Probolinggo – Lintasnusantara.net – Kamis 16/07/2020. Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, memusnahkan barang bukti sejumlah kasus menonjol. Sepanjang dua tahun terakhir, barang bukti penyalahgunaan narkotika hingga pelanggaran pada izin edar kosmetik paling banyak dikumpulkan.

4000 kosmetik yang tidak memiliki ijin edar dan kadaluwarsa baik yang ber merk atau yang tidak dimusnahkan dihalaman kantor Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo di jalan Mastrip Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

Tak hanya barang bukti kosmetik tak berizin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kejari bersama Forkopimda Kota Probolinggo, juga memusnahkan barang bukti kejahatan lainnya. Ada senjata tajam sebanyak 7 unit, alat hisap sabu-sabu, dan 33 unit ponsel.

Untuk narkotika ada sabu seberat 46,9 gram. Sedangkan obat berbahaya ada 4.854 butir. Kasus peredaran narkoba dan penyalahgunaan obat keras berbahaya, disebut masih mendominasi sepanjang dua tahun terakhir.

“Kendati demikian, hasil ungkap kasus itu bukanlah berasal dari bandar narkoba atau pil berbahaya. Melainkan hanya pengedar dan pengguna saja,” kata Kejari Probolinggo, Yeni Puspita, Kamis (16/7/2020).

Barang bukti yang berupa HP di musnahkan dengan cara di pukul pakai palu,yang lainnya dengan cara dibakar,diblender,dilarutkan dengan air dan di gilas dengan alat berat atau dislender.

Pemusnahan barang bukti itu, diharapkan mampu menjadi pemacu semangat bagi penegak hukum untuk bisa melakukan upaya pencegahan tindak kriminal. Baik kriminal umum maupun kriminal khusus. Sehingga kamtibmas di Kota Probolinggo bisa terus terjaga.

Penulis : ESR
Publisher: Sayadi H

%d blogger menyukai ini: