Menu Tutup

Kisah Seorang Penjual Bakso Keliling Yang Tidak Pernah Tersentuh Bantuan Dari Pemerintah

Posted in Surabaya

SURABAYA – lintasnusantara.net – Kisah seorang penjual bakso keliling belum pernah tersentuh atau tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, diketahui lelaki paruh baya ini yang bernama Samsuri (60) tahun, Warga Jalan Gadukan Utara Gg.9 No.32 Rt.9 Rw.5, Kelurahan Moro Krembagan, Kecamatan Krembangan Surabaya.

Samsuri, merupakan penjual bakso keliling, yang hidupnya pas-pasan atau di katakan tidak layak sekali, dia hidup dengan istri dan ke dua anak perempuannya di sebuah rumah kos-kos,an yang kurang layak.

Di tengah ramainya pembagian dan bantuan dari Pemerintah sosial dampak Corona Virus Covid-19, nampaknya Samsuri penjual bakso keliling yang diketahui tidak pernah medapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Samsuri mengungkapkan isi hatinya pada awak media, Saya bingung,, mas, harus kerja apa..!! sedangkan saya sendiri tidak bisa apa – apa dan ke ahlian saya bisanya menjual bakso keliling, dan jualanpun di saat pandemi Covid-19 sepi sekali.” ucap Samsuri saat di wawancarai sama awak media, Senin (18/05/2020) pukul 22:00 wib.

Menurut penuturan Samsuri, Jangankan bantuan langsung sembako Covid-19 ini, seperti bantuan – bantuan yang ada di program Pemerintah seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Sosial Tunai (BST) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pun tak pernah saya terima.” Ucapnya sedih.

Lanjut Samsuri, Kami sekeluarga sering sekali di data oleh pihak yang mendata dan identitas saya sudah di minta para pendata, namun hingga saat ini tidak pernah mendapatkan Sembako uangpun tidak pernah saya terima dari pemerintah ataupun dari para dermawan.

“Enggak ada yang ngasih bantuan sama sekali dari pemerintah mas, saya sering didata tapi cuma belum dikasih apa-apa, hati saya nangis bila melihat orang lain yang lebih mampu dari saya mendapatkan bantuan, tapi saya tidak iri hati, cuma yang saya tanyakan, saya sering di data dan hidup pas-pasan kok tidak pernah dapat bantuan sama sekali, sedangkan yang lebih mampu kok mendapatkan?.” tuturnya sambil meneteskan air mata.

Harapnya Samsuri, di tenggah PSBB atau pandemi Covid-19 semoga ada seorang Dermawan yang bisa membantunya, dan Semoga pemerintah mengerti serta membuka mata hatinya, atau tepat sasaran dana bansos dari pemerintah semoga cepat diperolehnya.

Journalist : Nang
Publisher : Sayadi H

Related Posts

%d blogger menyukai ini: