Mantan Kades Sodong Masuk Tahap P21 di Duga Korupsi Dana Desa Sebesar 418 Juta

Pandeglang, lintasnusantara.net – Mantan Kades Sodong Masuk Tahap P21 di Duga Korupsi Dana Desa Sebesar 418 Juta, Satreskrim Polres Pandeglang meringkus Sukmajaya (54) Kepala Desa Sodong, bersama Yogi Permana (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong, keduanya diringkus karena terbukti korupsi program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019 senilai Rp 418 juta. Rabu 27/10/2021.

Penangkapan bermula saat Sukmajaya (54) mantan kades Sodong pada 22 April 2020 melakukan korupsi dana desa sebesar Rp418.134.664,43. dan penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 25 saksi termasuk saksi ahli yang mengaudit tentang spesifikasi bangunan.

Mantan kades Sodong, Kemudian dari hasil pemeriksaan, Yogi Permana (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong yang merupakan anaknya pada tanggal 21 Juli 2021 juga ditetapkan menjadi tersangka korupsi Dana Desa (DD) tersebut.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga didampingi Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah menjelaskan, awalnya Desa Sodong Kecamatan Saketi menerima Dana Desa (DD) dari APBN Melalui APBD Pandeglang TA. 2019 sebesar Rp 772.834.000,-. diperuntukan untuk pembangunan Desa, selanjutnya Yogi Permana (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong melakukan pengajuan proposal pengajuan dana tersebut.

Dana sesuai proposal pengajuan Dana Desa (DD) TA. 2019 yang digunakan atau Realisasi pengajuan dana desa hanya sebesar Rp. 354.413.135,57, untuk sisanya tidak digunakan sesuai Proposal dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa TA. 2019 sebesar Rp. 418.134.664,43,-” kata Shinto Silitonga saat melakukan konfersi pers di Mapolres Pandeglang, Rabu (27/10/2021).

Ia menyebut, dana ratusan juta tersebut bukan dipakai untuk pembangunan desa, tapi justru dipakai untuk kepentingan pribadi oleh Mantan Kades Sodong.

Uang dari hasil Korupsi sebesar Rp. 418.134.664,43,- pelaku mengatakan digunakan untuk Keperluan didesa yang bukan peruntukannya dan untuk kepentingan pribadi Tersangka,” imbuhnya.

Adapun barang bukti penangkapan, Shinto Silitonga menjelaskan yaitu berupa Surat Perintah Tugas melaksanakan fasilitas proposal pengajuan DD, Dokumen Realisasi Pelaksanaan APBD Pemerintah Desa Sodong TA. 2019, dan Laporan Realisasi Anggaran.

Saat ini para tersangka dan barang bukti sudah masuk tahap P21 dan akan diserahkan ke kejaksaan negeri pandeglang,” Pungkasnya.

Endy Jibril