Miris Banget Terkait Kartu PKH-BPNT Desa Pringondani, Pendamping dan Ketua Kelompok Diduga Ada Kerja Sama Dengan Agen

Jember, lintasnusantara.net – Akhir akhir ini Bantuan Sosial (Bansos) Kartu PKH-BPNT rawan bermasalah di tingat desa, contoh nya di Desa Pringontani Kec Sumber Jambe, banyak temuan temuan yang melanggar (Pedum) terkait penyaluran PKH-BPNT.

Pendamping PKH dan Ketua Kelompok yang ada di Dusun Plalagan, Desa Pringontani, di duga mengarahkan ke salah satu agen (Agen Bima) ketua kelompok menarik kartu PKHnya, agen tersebut milik keluarga Mochammad Hafifi selaku Kepala Dusun Krajan Tamanburnih, yang ada di Prengontani.

Setelah di telusuri ke lapangan oleh awak media, memang betul banyak kejanggalan dan tidak sesuai Pedum, ada penarikan, kartu PKH ada yang di tahan oleh agen, dan ada Kartu PKH yang tidak cair.

Berita Terkait:

Menurut salah satu warga yang enggan di sebut namanya, punya saya tidak cair dan bukan hanya punya saya yang tidak cair, insyaallah di sini ada 3 atau 4 orang yang gak cair, termasuk punya saya sendiri.” Ungkapnya. Minggu (28/03/21)

Menurut keterangan ketua kelompok (S nama samaran) terkait kartu PKH-BPNT memang saya tarik waktu ada pencairan, karena alat geseknya ada di Prengontani rumah Agenya. Iya saya antarkan ke Agen di Prengontani kartunya untuk di gesek, setelah selesai di gesek oleh agen saya antarkan kembali ke satu persatu angota atau KPMnya.” Tuturnya waktu di datangi kerumahnya oleh awak media, Senin (03/29/21)

Ini Bukti Awak Media Tlp Agen Bima

Tambah (S) Menurut pendampingnya ke saya kalau sudah ada pencairan, bila kartu di tarik langsung antarkan, kartu itu di tunggu jangan sampai ngenib di agen kartunya, iya saya ikuti apa kata pendamping karena saya takut kenak resiko, maslahnya takut hilang, dari pada kartu yang hilang mendingan hilang uang Rp100.000 atau Rp 1000.000, menurut waktu rapat.

Penarikan kartu itu atas pendamping? iya, kata (S) Karena agenya jauh ke Prengontani (Agen Bima milik Pak Kampung) semua KPM daerah sini nyuruh saya ngambilnya, karena orang sini tidak tahu cara ngambilnya, jauh lagi ke agen, kartu PKH tidak sampai ngenib di rumah agen, saya antarkan sekarang dan di gesek sekarang, tapi kalau uangnya belum cair.

Baca Juga:

Saya sendiri yang ke agen mengesek kartunya hari Sabtu 27/03/21, katanya hari ini, Senin sore pukul 16:00wib (29/03/21) yang mau di cairkan, kata yang punya agen (Kampung Mochammad Hafifi red).

Setelah di telusuri kembali oleh awak media hari itu juga, pukul 18:00wib Tlp ketua kelompoknya (S) masih belum datang kampungnya. Dan menurut salah satu KPM uang di cairkan Hari Senin malam Selasa (27/03/21) Pukul 22:00wib.

Agen Bima di datangi ke rumahnya sampai 4 kali, selalu toko dan rumahnya di tutup, di Tlp hp selulernya sampai 8 kali tidak pernah mengangkat tlpnya dari awak media.

Sampai berita ini di tayang pendampingnya di cari sampai saat sekarang belum pernah ke temu, dan awak media minta nomor hp selulernya Pendampng ke (S) tidak di kasih.

Dan masih banyak temuan temuan yang janggal di Desa Prengontani terkait Kartu PKH-BPNT, berita bersambung terbitan kedua. (Sayadi)