Menu Tutup

Muspika Kaliwates Jember, Monitoring Pelaksanaan Rapid Test Santri Dari Jember Yang akan Berangkat Ke Pondok

Posted in Nasional

JEMBER, lintasnusantara.net – Sejumlah santri asal Jember yang masuk pondok pesantren diluar Jember pun diwajibkan menjalani Rapid test sebelum kembali ke pondokannya, setelah menjalani liburan  Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H.

Seperti yang dilakukan di Ruang Kuliah Terpadu Institut Agama Islam Negri (IAIN) Jember, pada Kamis 25/06/2020 yang dilaksanakan Rapid Test terhadap santri yang akan warga Jember, yang akan kembali masuk Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, oleh petugas Puskesmas Kaliwates.

Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Kapolsek Kompol Edy Sudarto, Camat Asra Joyo Widono serta Danramil.0824/12 Kaliwates Kapten Inf Didik Purwo Budianto, Muspika tersebut hadir bersama para anggotanya serta personel Puskesmas Kaliwates sebanyak 8 orang sebagai petugas pelaksana Rapid Test.

Usai kegiatan tersebut Danramil 0824/12 Kaliwates Kapten Inf Didik Purwo Budianto saat kami konfirmasi menyatakan, bahwa Rapid Test tersebut  merupakan kewajiban yang harus dijalani santri baik yang dari luar kota yang akan masuk kembali ke pondok pesantren di wilayah Jember, maupun santri dari wilayah Jember yang akan masuk pondok diluar kota Jember, hal ini dalam rangka memutus rantai penularan Covid 19 agar tidak semakin meluas penyebarannya.

Kemudian santri yang melaksanakan sebanyak 29 orang tersebut secara keseluruhan non reaktif dan sehat, bahkan kepada mereka diberi bantuan sajadah dan vitamin untuk menjaga kesehatan mereka sesampai di pondok nanti, dan kepada mereka juga diarahkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan selama melaksanakan aktifitas di pondok nantinya. kata Kapten Inf Didik Purwo Budianto.

Selanjutnya Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, saat kami konfirmasi terkait kegiatan tersebut menyatakan, bahwa upaya Rapid test terhadap para santri yang akan masuk pondok setelah liburan tersebut, diwajibkan menjalani Rapid test, baik  yang masuk di pondok pesantren dalam wilayah Kab Jember maupun diluar wilayah Kab Jember.

Hal tersebut sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan Gugus Tugas Covid 19 Kab Jember, denhan Rapid Test tersebut akan segera didapat data perorangan maupun hasil Rapid Test secara valid dan faktual, sehingga kalau ada yang reaktif akan langsung dilakukan penanganan. Tegasnya. (Siswandi)

Related Posts

%d blogger menyukai ini: