Menu Tutup

Pembagian Sembako Covid-19 Di Kelurahan Sanggeng Di Warnai Keributan

Posted in Papua Barat

Manokwari – lintasnusantara.net – Untuk meringankan beban masyarakat akibat terpapar virus Covid-19, Pemerintah membagikan sembako lewat Kelurahan, dan dilanjutkan Pembagian langsung ke warga lewat RT/RW setempat, namun kadang sangat disayangkan masih banyak data yang tumpang tindih hal ini bisa menimbulkan keresahan dan keributan di masyarakat.

Bahkan yang paling mengherankan di data sudah menerima tapi di masyarakat atau warga kenyataan belum menerima hal ini terjadi di RT 02 RW II Kelurahan Sanggeng Distrik Manokwari Barat Papua Barat.

Wargapun sempat ribut dalam pembagian sembako karena ada beberapa warga yang tidak dapat namun awak Media Lintas Nusantara sempat bertemu dengan Ketua RT.

Ketua RT sempat menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena sebagian warganya sempat menerima BLT dan PKH.” ungkap Pieter Rusumbre.

Untuk kelancaran penyaluran bantuan sembako Covid-19 ke masyarakat pembagian dI kawal oleh TNI DAN POLRI.

Bahkan ada warga yang mengeluhkan pada awak Media LN di Kampung Bakaro, pembagian Sembako jauh dari harapan, cuma di kasih beras 10 kilo. Dan beras yang Sepuluh Kiloan, setelah di timbang lagi ada yang kurang, gula pasir cuma yang harganya 10 ribu dan minyak goreng botolan yang harga Eceran 10 ribu rupiah, (Serba Sepuluh Ribu).

Penulis : Yusuf S
Publisher: Sayadi H

Related Posts

%d blogger menyukai ini: