Puluhan Aktivis PMII OI Sampaikan 6 Tuntutan Ke Bupati OI PWA Dan Direspon Dengan Baik Oleh Bupati

Lintas-Ogan-Sumsel

Senin, 12 April 2021 OGAN ILIR

Posted in Ogan Ilir

Indralaya — Ogan Ilir-Sumsel — Lintasnusantara.Net — Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Ogan Ilir (OI) mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir di KPT Tanjung Senai Indralaya. Hari ini, Mereka menggelar aksi unjuk rasa guna mendesak Bupati OI Panca Wijaya Akbar SH., agar mau mendengarkan dan mengabulkan tuntutan mereka terkait penertiban penyakit masyarakat (pekat) selama bulan suci Ramadhan dan tuntutan lainnya, Senin (12/4/2021).

Dalam aksi unjuk rasa kali ini, para aktivis yang berjumlah 25 orang tersebut secara langsung menyampaikan 6 tuntutan mereka di hadapan Bupati OI Panca Wijaya Akbar.

Adapun ke 6 point tuntutan tersebut ialah

  1. Menertibkan hiburan malam dan menjaga kondusifitas di wilayah Kab. Ogan Ilir selama bulan Ramadhan.
  2. Melakukan operasi rutin selama bulan Ramadhan.
  3. Melakukan segera perumusan langkah percepatan perekonomian.
  4. Mempercepat pembangunan infrastruktur di setiap daerah yang ada di Kab. Ogan Ilir.
  5. Memonitoring dan mengevaluasi seluruh jajaran secara berkala guna meminimalisir korupsi.
  6. PMII OI siap mendukung program dan bekerja sama dengan Pemkab OI.

Menanggapi tuntutan yang disampaikan para aktivis PMII OI, Bupati PWA mengatakan bahwa dalam point pertama, perihal penertiban hiburan malam dan rumah makan agar jangan beroperasi secara vulgar selama bulan Ramadhan telah dibahas bersama Kapolres OI dan telah dikeluarkan surat edaran mengenai hal tersebut.

“Insyaallah, penertiban pekat baik itu hiburan malam, miras, narkoba, dan petasan akan dibersihkan selama Ramadhan,”terang Bupati Panca di hadapan para aktivis PMII OI.

Masih kata Bupati, untuk point kedua, Ia akan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pol PP untuk mengontrol secara rutin dan menindak tegas siapapun yang mengganggu kekhusyukan dalam beribadah di bulan Ramadhan.

Selanjutnya untuk point ketiga, Panca menjelaskan bahwa Ia akan membuka lapangan pekerjaan dengan cara menjadikan Kota Indralaya ini menjadi Kota Penyangga. Sedangkan untuk point keempat, dirinya memastikan bahwa seluruh ruas jalan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir ini tidak akan ada yang terputus di tahun ini.

Panca menambahkan untuk point kelima, dirinya akan meminta Menteri Akademisi untuk mengkaji ulang dan melakukan uji kompetensi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengetahui kelayakan mereka.

“Menyangkut OPD yang terkait korupsi saat ini, apabila terbukti bersalah, tentu saja sebagai Bupati, Saya akan menindak tegas mereka dan melakukan pemecatan,”jelasnya.

Dan yang terakhir, sambung Panca, dirinya mengajak para aktivis PMII OI untuk mengawasi hal yang menjadi program prioritasnya di tahun ini yakni dalam hal memverifikasi ulang segala data bantuan sosial seperti UMKM dan lainnya maupun PKH agar tidak dimanipulasi dan benar-benar tepat sasaran sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat.

Sementara, Emon Pariansyah selaku ketua PMII OI menyatakan bahwa dirinya bersama rombongan sangat berterima kasih kepada Bupati Panca yang bersedia menemui dan merespon langsung orasi mereka.

“Alhamdulillah, tuntutan Kami ini direspon sangat baik oleh Bupati. PMII OI, siap mendukung kebijakan dan mengawal seluruh program Bupati Panca. Namun, kami akan melakukan peninjauan kembali apabila nantinya tuntutan-tuntutan kami ini tidak digubris,”kata Emon usai bertemu Bupati. (F’R)