Menu Tutup

Rumah Zakat Berikan Bantuan Kepada Balita 5 Tahun Penderita Hidrosefalus, Partini Sambut Gembira

Posted in Nasional

Lintas Sumsel Jum’at, 02 Oktober 2020 OGAN ILIR

Posted in Ogan Ilir

PALEMBANG-Sumsel – lintasnusantara.net – Rumah Zakat menyalurkan bantuan kepada Nadira, balita penderita Hidrosefalus. Kelainan pada kepala Nadira itu, diketahui setelah bocah ini jatuh saat main sepeda dan kepalanya terbentur batu.

Partini, Ibunda Nadira, menceritakan sang anak sudah menerima penyakit tersebut sejak umur dua tahun. Saat itu Nadira sedang bermain sepeda dan terjatuh kepalanya mengenai batu.

“Sebelum jatuh, anak saya baik-baik saja normal kayak anak pada umumnya. Sejak Nadira jatuh itu mulai sakitnya, habis jatuh langsung di bawa ke Puskesmas dan dioperasi kikisan penekanan darah kotor di RSMH. Alhamdulillah ada perubahan,” ujarnya.

Diungkapkannya, tiba-tiba beberapa bulan lalu Nadira drop sehingga harus dioperasi lagi pada Juli lalu dan dilanjutkan operasi yang kedua tumor pada pangkal leher.

“Sampai saat ini sudah empat kali operasi, terakhir beberapa hari yang lalu tepatnya 24 September pengangkatan cairan kista di kepalanya. Sebelumnya di bulan agustus juga dilakukan operasi karena ada cairan di kepala,” tuturnya..

Lanjutnya mengatakan” Dia mengaku sedih, karena penyakitnya tersebut, sudah dua tahun ini merenggut penglihatan Nadira, bahkan saat ini sudah tidak bisa bicara lagi. Sehari-hari Partini merawat Nadira sambil menjadi ibu rumah tangga, sedangkan Bambang Irwanto suaminya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak tetap.

“Suami saya tidak bekerja tetap. Jika tidak ada yang meminta kerja, tidak bekerja. Anak saya 6 orang, dan 5 anak sedang sekolah semua. Mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA, sedangkan yang keenam menderita sakit ini, Mas,” ucapnya lirih.

Alhamdullilah, pada saat Rumah Zakat menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan sembako, terlihat raut gembira di wajah Partini.

“Terima Kasih rumah Zakat yang sudah membantu, semoga menjadi Amal jariah. Uang ini akan saya pergunakan sebaik mungkin untuk biaya operasional (transportasi) pengobat Nadira. Karena dua kali dalam satu pekan Nadira harus kontrol ke RSMH. Meskipun sudah ada KIS, namun rumah saya di Kenten. Jadi ke RSMH jauh, dan membutuhkan biaya. Apalagi tidak punya kendaraan”, pungkasnya.

Bagi para pembaca dan dermawan yang ingin membantu Nadira, Rumah Zakat saat ini masih manggalang dana untuk Nadira dengan cara Transfer ke BNI Syariah 155 555 5589 a.n Yayasan Rumah Zakat Konfirmasi transfer WA 085374149199.

Related Posts

%d blogger menyukai ini: