Nasional

Selalu Berinovasi Dalam Pelayanan Pajak P2, Bapenda Kabupaten Tangerang Luncurkan “SEPTEMBER BANGKIT”.

Dwi Chandra Budiman Kabid BPHTB Kabupaten Tangerang.

Reporter. Ardi|Editor. Jaks

Tangerang, Lintasnusantara.net-Kepala Bidang Pajak Bumi Dan Bangunan serta Bea Pelepasan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Dwi Candra Budiman mangatakan, bahwa pihaknya selalu berinovasi terkait pelayanan terutama berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea pelepasan hak atas tanah atau bangunan yang dimiliki wajib pajak (WP). Untuk itu pihaknya mengelar kembali program yang bersifat meringankan masyarakat yang berada di Kab.Tangerang untuk taat pajak, sehingga terkadang sejumlah masyarakat sering menunda kewajibannya, sampai akhirnya saat pembayarannya tidak sesuai waktu, lalu akan muncul denda atau sangsi administrasi untuk para Wajib Pajak yang terkesan lalai tentang aturan yang seharusnya dipatuhi.

Berkaitan dengan hal itu, Badan Pandapatan Daerah Kabupaten Tangerang melalui Bidang PBB dan BPHTB kembali meluncurkan serta menggelar Program lanjutan dengan tajuk, “September Bangkit”.

“Dengan progam lanjutan ini kami terus coba melayani masyarakat dengan sejumlah bentuk  Pelayanan, yang tentunya pelayanan itu di sesuaikan dengam tugas dan fungsi saya sebagai Kelapa bidang PBB dan BPHTB, kami siap melayani masyarakat sekitar kabupaten Tangerang ini, karena kami adalah pelayan masyarakat, yang siap melayani tapi bukan untuk dilayani, terkait gelaran program di Bapenda ini, sebelumnya kami luncurkan “Juli Peduli”, Gebyar Agustus” dan untuk bulan September ini kami luncurkan lagi gerakan “September Bangkit” gerakan atau gelaran September Bangkit, wajib pajak kami beri kemudahan serta dispensasi masa jatuh tempo pembayaran tanggal pajak tahunan untuk PBB, artinya tanggal pembayaran di perpanjang hingga akhir bulan September ini”, Jelas Dwi Chandra Budiman di ruang kerjanya baru-baru ini.

Selanjutnya Pria berkaca mata yang cukup familiar di kalangan awak media tersebut menjelaskan, bahwa bagi wajib pajak PBB P2 yang memiliki tunggakan, selama Bulan September 2021 ada Relaksasi/Insentif berupa,
Penghapusan Sanksi Denda Administrasi PBB P2 secara otomatis berlaku untuk seluruh masa/tahun pajak dan buku golongan I s/d V, Pengurangan Ketetapan Pokok PBB P2 bagi veteran pejuang kemerdekaan, penerima tanda jasa bintang gerilya, pensiunan, masyarakat tidak mampu, terdampak bencana alam dan non alam (pandemi penyakit) sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berbasis pengajuan dari Wajib Pajak dan Penundaan Jatuh Tempo. Yang biasanya jatuh pada tanggal 31 Agustus, jadi ditangguhkan sampai akhir bulan September tahun 2021 ini. 

“Mari taat bayar PBB P2 agar aset kita terjaga dan terhindar dari pemblokiran SPPT PBB demi memenuhi kebutuhan biaya untuk pelayanan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Intinya, “Ulah Poho Bayar PBB” , Tandas Dwi Chandra, seraya mengajak serta menyerukan kepada para wajib pajak  yang ada di Kabupaten Tangerang ini. 

Di tempat terpisah, Ruang Tunggu pembayaran PBB pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Komarudin (60 thn) salah satu wajib pajak saat dihampiri LintasNusantara.net mengatakan, dirinya sudah mengetahui adanya program September Bangkit, yang disosialisasikan melalui media sosial atau web internet tangerangkab.go.id

“Sebagain besar wajib pajak di Kabupaten Tangerang ini sudah mengetahui adanya program September bangkit, dan itu bisa di lihat di web tagerangkab.go.id, dan kami para wajib pajak mengapresiasi Badan Pendapatan daerah ini, karena setiap luncuran program yang bisa di bilang ada di setiap bulannya sangat membantu, serta meringankan kami sebagai wajib pajak,  seperti Juli peduli, Gebyar Agustus dan untuk bulan ini, ada lagi, yakni September Bangkit, dan untuk bulan September 2021 ini ada yang lebih menarik, yaitu penangguhan tanggal jatuh tempo. Sehingga SPPT tidak terblokir, walau dibayarkan lewat dari bulan dan tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan” Ungkapnya

Lanjut Komarudin menambahkan, “SPTT kita tidak terblokir, buktinya saya baru bayar PBB untuk tahun 2021 hari ini, tanggal 8 September 2021 SPPT tetap terbit, berarti PBB saya tidak terkena pemblokiran, karena adanya perpanjangan jatuh tempo pembayaran yang ada di program September bangkit ini”, Imbuhnya, tanpa basa basi lagi pergi begitu saja meninggalkan awak media. Rabu. (8/21).

(AR)