Stop Menyusu APBD, Terkait Bupati Pelalawan Kasih Lahan dan Bangun DPC PWI Kab. Pelalawan : Organisasi Profesi Harus Netral

PELALAWAN,. Lintasnusantara. net~
Rencana pembangunan kantor DPC PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia ) menuai kiritikan dan tanggapan dari berbagai organisasi Profesi  yang berada di Kabuparen Pelalawan,Anton merupakan mantan ketua DPC IWO ( Ikatan Wartawan Online ) bantuan seperti yang diselenggarakan Pemerintah Pelalawan sekarang  hanya buat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pelalawan,  hangat diperbincangkan. Terutama kalangan wartawan yang bukan anggota PWI. Apalagi anggaranya dari APBD Pelalawan .

Pembicaraan mengenai sumbangan atau apapun namanya itu sejatinya tidak ada kaitannya dengan profesionalisme wartawan, kuat dugaan sama dengan penyangkal corona “suci tangan dan tutup mulut Sikap profesionalisme seorang wartawan, sepengetahuan saya, tergantung pada moralitas wartawan itu sendiri. Karena faktanya banyak diantaranya oknum Pejabat memegang kartu  wartawan  dan berlindung di PWI .

Untuk tempat berlindung Wartawan Puluhan organisasi Pers yang disahkan undang-undang NKRI..dan setara dengan PWI yang menjadi pertanyaan kenapa hanya PWI aja yang diprioritaskan ?anehnya lagi Pemerintah Pelalawan selama kepemimpinan HM.Harris memberikan satu unit mobil kijang  Inova plat merah BM 32 C

Netralisasi yang selalu diorasikan organisasi profesi seakan-akan hanya untuk mengalihkan perhatian Masyarakat Luas, Kita harus akui pengaruh hubungan baik antara wartawan dan pejabat porsi pemberitaan yang ditampilkan di media massa bakal tidak proporsional, tidak berimbang. Bagaimana mungkin Anda mengkritik kinerja pejabat yang sudah menjadi teman…sama-sama mengrogoti APBD ?.Intinya, sampai kapan pun, saya tidak pernah sependapat jika uang  APBD digrogoti untuk Organisasi Profesi tertentu .Pungkas Anton.

NN merupakan wartawan senior pernah bekerja sebagai jurnalistik di Kabupaten Pelalawan dan bukan anggota PWI mengatakan kekesalanya kalau memang ini akan benar terjadi,Pemerintah Kabupaten Pelalawan hanya kantor PWI aja akan diberikan lahan dan membangun Kantor PWI, berarti Pemerintah Pelalawan tidak mengakui dan menerima  perjuangan reformasi..

PWI Pelalawan Stop ‘Menyusu’ ke APBD  ini masih terkait dengan reformasi  bahwa lembaga organisasi profesi ini sudah saatnya stop ‘menyusu’ ke APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Pelalawan.
Rasanya lebih pantas jika APBD Pelalawan yang nota benenya uang rakyat ini dikembalikan ke rakyat untuk kepentingan masyarakat banyak. Bukankah sektor infrastruktur yang ada sekarang masih banyak butuh perbaikan?

Lantas bagaimana jika semua organisasi profesi itu ‘menyusu’ ke APBD Pelalawan ? Bisa-bisa seluruh uang rakyat ini habis untuk membiayai kepentingan organisasi profesi dan tersedot orang tertentu. **