Tak Butuh Waktu Lama, Polres Ogan Ilir Berhasil Meringkus Tiga TSK Pembunuhan Di Pemulutan

Lintas-Ogan-Sumsel
Senin, 12 Maret 2021 OGAN ILIR

Posted in Ogan Ilir

Indralaya — Ogan Ilir-Sumsel — Lintasnusantara.Net — Beberapa hari yang lalu jasad seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (7/3/2021).

Tak butuh waktu lama, “Akhinya kerja keras Polres Ogan Ilir untuk menyingkap misteri tewasnya korban yang bernama Yan Saputra (32), warga RT 08 Dusun IV Desa Sungai Pinang II Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir, membuahkan hasil. Polres Ogan Ilir berhasil meringkus ketiga tersangka pembunuhan YS yang dua diantaranya merupakan saudara ipar korban.

Adapun ketiga tersangka pembunuhan Yan Saputra yaitu sdr. Andriansyah alias Anang (20) warga Dusun 1 Ds. Pulau Negara Kec. Pemulutan Barat Kab. OI beserta Irwansyah alias IR (32) dan Nazarudin alias UK (40) yang merupakan warga Desa Sungai Pinang ll Kec. Sungai Pinang Kab. OI.

“Ketiga tersangka sudah kami tangkap beserta barang bukti yang sudah kami amankan,” jelas Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandy saat Press Release di halaman Mapolres OI di Indralaya, Jumat (12/3/2021).

Terungkapnya misteri pelaku pembunuhan ini berkat informasi dari warga sekitar lokasi penemuan mayat, ditambah keterangan keluarga korban serta melalui hasil penyelidikan olah TKP. Motif pembunuhan sadis ini berlatar belakang persaingan bisnis jual beli kambing.

“Barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit sepeda motor merk Honda tanpa plat,1 buah keranjang, 1 buah handphone, uang tunai senilai 1,8 juta, sepasang sandal jepit, potongan jari tangan korban, baju sweater dan jaket berwarna biru milik korban,”ujar Kapolres OI.

Lebih lanjut Kapolres OI menjelaskan,berdasarkan keterangan dari tersangka bahwa mereka melakukan pembunuhan terhadap korban karena sakit hati lantaran korban telah merusak harga pasaran sehingga ketiganya berencana untuk menghabisi nyawa korban.

“Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan melanggar pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara,”pungkasnya. (F’R)