Menu Tutup

Tiga Pilar Se Kabupaten Jember Kumpul Di Kodim 0824/Jember, Terima Sosialisasi Pemahaman Kampung Tangguh Covid 19

Posted in Nasional
TPD 7

JEMBER, LintasNusantara – Bertempat di Aula Kodim 0824/Jember sebanyak Tiga Pilar dari Perwakilan Desa dan Kelurahan Se Kabupaten Jember kumpul dan menerima sosialisasi Kampung Tangguh Bencana Covid 19 dari akademisi Universitas Brawijaya Malang, pada Rabu 10/06/2020, tiga pilar tersebut terdiri dari Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtobmas. .

Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Bupati Jember diwakilkan Kepala BPBD Jember Satuki,  Mewakili Ketua DPRD Jember Wakil Ketua Tabrani, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono serta 4 orang Tim Pemateri Kampung Tangguh Bencana dari Universitas Brawijaya Malang dipimpin M Syamsul Hadi.

Dalam sambutannya selaku tuan rumah Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyampaikan,  bahwa dengan meningkatnya penyebaran covid 19 di Kabupaten Jember, maka dengan ini kita adakan sosialisasi Kampung Tangguh Bencana, sebagai salah satu bentuk upaya memutus rantai penularan covid 19, dengan memaksimalkan kedisiplinan masyarakat, serta peran masyarakat dalam upaya pencegahan bersama.

Selanjutnya dalam pemaparan materi teknis Kampung tangguh Bencana, M Syamsul Hadi menerangkan secara detail terkait tujuan dibentuknya, cara operasionalnya dan bagaimana hasil yang diharapkan menghadapi pandemi ciovid 19 ini.

Dalam wawancaranya dengan awak Media Dr. M Syamsul Hadi SPMP awalnya konsep kampung tangguh ini kami peruntukkan bagi kampung disekitar komplek Universitas Brawijaya Malang, namun akhirnya banyak yang mereplikasi untuk dibentuk dikampung-kampung lainnya di Malang Raya hingga terbentuk sekitar 70 Kampung Tangguh, yang mendapatkan respon positif dari Gubernur Jawa Timur, dengan mengunjungi sebanyak 4 kali Kampung Tangguh di Malang.

Dengan kondisi tersebut akhirnya Gubernur Jawa Timur memutuskan bahwa Kampung Tangguh ini merupakan konsep yang paling tepat dalam penanganan pandemi covid 19 ini, bahkan untuk kondisi-kondisi bencana dan kedaruratan lainnya apabila terjadi.

Lebih lanjut M Syamsul Hadi menegaskan bahwa dari kampung tangguh ini kita ingin memunculkan lagi kegotong royongan masyarakat yang akhir-akhir ini mulai menghilang, masyarakat cenderung individual, tidak peduli terhadap sesama dan lingkungan, dengan adanya kampung tangguh ini diharapkan kegotong royongan dapat termotivasi kembali mewarnai budaya masyarakat Indonesia.

Selanjutnya Kepala BPBD Jember Satuki saat ditanyakan bagaimana kontribusi Kampung Tangguh ini terhadap covid 19, Satuki menegaskan bahwa dari Kampung tangguh ini sangat berkontribusi dengan tumbuhnya peran masyarakat dari bawah, mereka tidak menunggu dan tergantung dengan pemerintah atau pihak lainnya, dan dapat berbuat secara mandiri untuk menangani permasalahan dilingkungannya, termasuk dalam hal penanganan covid 19 ini.

Saat ditanyakan sudah ada berapa jumlah Kampung Tangguh yang terbentuk dan apa rencana BPBD Kedepan, untuk Kampung Tangguh yang terbentuk ada sekitar 35 dan yang sudah kita resmikan ada 19 kampung tangguh, dan kita juga sudah melaunching pasar tangguh, kita nantinya akan membentuk tempat ibadah tangguh, tempat wisata tangguh, mall tangguh dan lain-lainnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin kepada awak media menuturkan, bahwa pagi ini kita melakukan sosialisasi Kampung Tangguh Covid 19, dengan mendatangkan tim pemateri dari Universitas Brawijaya Malang sebagai penggagasnya, dalam rangka memahamkan visi dan misi bagaimana tindak lanjut dari Kampung Tangguh ini, dengan persamaan ini maka masing-masing memiliki persepsi yang sama dalam bersinergi secara gotong royong, dalam penanganan pandemi covid 19 ini.

Dengan demikian akan terjalin kegotong royongan bagaimana memperlakukan warga yang terpapar covid 19, bagaimana mengkoordinir bantuan logistik, bagaimana prosedur pemakaman warga terpapar dan lain-lainnya.

Dan kampung tangguh yang sudah terbentuk sekitar 35 Kampung Tangguh tersebut sudah dilakukan peresmian sekitar 19 Kampung Tangguh dan kita akan terus bergerak memotivasi terbentuknya kampung-kampung tangguh ini,  keberadaan Kampung Tangguh ini bahkan  tidak hanya untuk penanganan selama pandemi covid 19 ini saja, namun dapat digunakan untuk hal-hal lainnya, ada wisata tangguh, mall tangguh dan lain-lainnya. Poungkas Komandan Kodim 0824/Jember. (Siswandi)

Related Posts

error: Content is protected !!