PANDEGLANG, BANTEN — Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babunnajah di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi perhatian setelah gempa bumi yang terjadi pada tahun 2018 mengakibatkan seluruh ruang kelas mengalami kerusakan hingga roboh.
Pada tahun 2022, pihak MI Babunnajah bersama masyarakat berupaya membangun kembali satu ruang kelas melalui swadaya masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar tersebut kembali mengalami kerusakan. Setelah sekitar lima tahun digunakan, bangunan itu kini dilaporkan rapuh dan tidak layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Melihat kondisi tersebut, DT Peduli melalui tim program berupaya membantu renovasi ruang kelas agar para siswa dapat belajar di tempat yang lebih aman dan nyaman.
Epul Saepudin, S.Pd., selaku Tim Program DT Peduli, menceritakan bahwa kepeduliannya terhadap MI Babunnajah bermula ketika ia menyalurkan bantuan pascagempa bumi pada tahun 2018.
“Awalnya, saat gempa bumi tahun 2018, saya mendistribusikan bantuan ke masjid di Kampung Lasem. Saya berjalan kaki melewati persawahan karena saat musim hujan jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. Ketika pulang, saya melihat ada MI yang bangunannya hancur. Saat itu muncul niat dalam hati untuk membantu membangunkan kembali sekolah tersebut,” ungkap Epul.
Alhamdulillah, niat tersebut kini mulai terwujud melalui amanah donasi dari berbagai pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan.
“Saat ini kami mendapatkan amanah dari ibu-ibu jemaah Majelis Taklim Al Hijrah, Al Muhajirin, jemaah Masjid An Nahl, serta para donatur lainnya dari Kota Serang dan Cilegon melalui program open donasi,” tambahnya.
Epul menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya melalui DT Peduli. Ia berharap setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur DT Peduli atas amanah yang telah diberikan. Semoga semuanya senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan balasan kebaikan dari Allah SWT. Aamiin,” tuturnya.
Masih Membutuhkan Dukungan untuk Tiga Ruang Kelas Lainnya
Saat ini, renovasi baru dilakukan pada satu ruang kelas. Sementara itu, masih terdapat satu ruang kelas lain yang direncanakan untuk direnovasi, serta tiga ruang kelas lainnya yang diharapkan dapat dibangun kembali dari awal.
Epul berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan di MI Babunnajah.
“Untuk saat ini, baru satu ruang kelas yang kami renovasi. Insyaallah, satu ruang kelas lagi akan kami renovasi. Sementara tiga ruang kelas lainnya, semoga ada titipan amanah dari para donatur sehingga bisa kami bangunkan dari awal. Kami mohon doa dari semuanya, semoga selalu diberikan jalan dan dimudahkan dalam setiap prosesnya,” ujarnya.
Renovasi MI Babunnajah menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak bagi generasi penerus bangsa. Dukungan dan kepedulian masyarakat diharapkan terus mengalir agar seluruh siswa dapat memperoleh fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan memadai.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, setiap bantuan yang diberikan menjadi bagian dari upaya membangun masa depan anak-anak yang lebih baik.



