‎"Jadi yang Perdana" Desa Pangi Mulai Susun Arah Pembangunan Tahun 2027 ‎

 

‎


ACEH SINGKIL, LINTAS NUSANTARA -- 

Desa Pangi, di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, menjadi desa yang  perdana di kecamatan tersebut menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun arah pembangunan Tahun 2027.

‎Musyawarah digelar, Jumat (2/10/2026), tidak hanya membahas pembangunan fisik, tetapi menempatkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan inklusif sebagai bagian penting dalam perencanaan desa.
‎
‎Musrenbangdes tersebut melibatkan unsur dari Kecamatan Simpang Kanan, Pemerintah Desa, BPKamp, Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa, Koordinator Pendamping Kecamatan, Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta tokoh dan masyarakat Desa Pangi.
‎
‎Kegiatan dipimpin langsung Pj. Keuchik Pangi, Ahmad Nasir Assingkily, dengan mengedepankan prinsip partisipatif dan transparansi agar setiap program yang direncanakan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
‎
‎Dalam arahannya, Ahmad Nasir, Mengatakan bahwa untuk pembangunan desa tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, gedung dan maupun drainase.
‎
‎Menurutnya, pembangunan fisik haruslah  berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakat, sebagai penggerak utama pada pembangunan desa.
‎
‎“Kalau kita hanya membangun fisik, tentu yang kita bangun adalah benda. Tetapi kalau kita membangun kapasitas SDM, Desa Pangi ini sedang membangun arah masa depan desa.” Ujarnya.
‎
‎Ia juga menegaskan masyarakat haruslah  di tempatkan sebagai subjek pembangunan, sehingga nantinya memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan mengelola potensi desa.
‎
‎Fokus Pemdes, perhatian kita terhadap  penyandang disabilitas menjadi salah satu pembahasan sangat penting Musrenbangdes.
‎
‎Pemerintah Desa Pangi juga mendorong kebutuhan kelompok tersebut masuk dalam perencanaan pembangunan di Tahun 2027 sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang lebih inklusif.
‎
‎Ahmad Nasir menilai penyandang disabilitas bukan sekadar kelompok dari  penerima bantuan, tetapi bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk terlibat dan memperoleh manfaat pembangunan.
‎
‎“Jangan sampai ada warga yang secara administratif merupakan bagian dari desa, tetapi secara sosial merasa tidak menjadi bagian pembangunan, disinilah desa harus hadir untuk semuanya." Lugasnya.
‎
‎Dalam forum tersebut, terlihat BPKamp Desa bersama Pemerintah Desa, pendamping dan masyarakat turut menyampaikan berbagai masukan serta aspirasi terkait dengan  kebutuhan pembangunan.
‎
‎Setiap usulan diharapkan tidak sekadar menjadi daftar keinginan, tetapi harus mampu disusun berdasarkan dengan skala prioritas, kemampuan keuangan desa dan kebutuhan nyata masyarakat.
‎
‎Musrenbangdes menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai gagasan, agar program yang nantinya ditetapkan juga memiliki manfaat yang jelas dan memberi kan dampak bagi masyarakat.
‎
‎Meski menjadi desa yang perdana untuk  melaksanakan Musrenbangdes tingkat desa di Kecamatan Simpang Kanan, Pemerintah Desa Pangi juga menilai momentum ini bukan sekadar menjadi pertama.
‎
‎Sebenarnya, Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk kita mematangkan perencanaan pembangunan sebelum Tahun Anggaran 2027 dilaksanakan, dengan tujuan dari setiap program memiliki arah, manfaat dan sasaran yang jelas." Tambahnya
‎
‎Sesuai dengan tajuk tema, Kita mengusung penguatan SDM dan pembangunan inklusif, Desa Pangi ingin menempatkan manusia sebagai bagian utama pembangunan desa.
‎
‎“Membangun Desa Pangi bukan sekedar membangun tempat tinggal masyarakat, tetapi harus membangun manusianya dan memastikan seluruh warga desa mempunyai tempat dan terlibat dalam pembangunan desa." jelas, Ahmad Nasir.


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال