Ribuan warga dari berbagai penjuru Morowali memadati setiap sudut lapangan sejak pukul 15.00 WITA untuk menjadi saksi langsung momen besar tersebut. Kehadiran Gubernur di tengah lapangan disambut gegap gempita. Ia tidak datang sendiri, di sisi kanan dan kirinya berdiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H. Syarifuddin Hafid, Ketua KONI, Kapolres, Dandim dan jajaran Forkopimda lainnya.
Turnamen tahun ini diikuti sebanyak 31 klub sepak bola ditambah cabang bola voli putri. Untuk voli putri, panitia bahkan mendatangkan tujuh pemain nasional yang baru mendarat di Morowali.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid membuka acara dengan dua bait pantun dan langsung memberikan pujian tinggi kepada panitia. Dengan jujur ia mengakui apa yang ia lihat di Wosu adalah luar biasa.
"Jujur ini Berani Cup terbaik selama 13 kabupaten kota yang saya datangi. Ini sudah mirip-mirip Piala Dunia ini, luar biasa ini panitia," ucapnya.
Gubernur menegaskan kemegahan Berani Cup Morowali bukan tanpa alasan. Ajang ini diproyeksikan menjadi pemanasan besar menuju hajatan yang lebih besar.
"Insyaallah pada bulan Desember nanti, Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah akan dipusatkan di Morowali. Jadi ini adalah gladi bersihnya, ini adalah pemanasannya," kata Anwar Hafid.
Hal senada disampaikan Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf yang hadir langsung di Stadion Mini Sapta Marga Wosu.
"Saya tadi berbisik kepada Pak Gubernur, ini kelihatannya sudah persiapan pemanasan untuk Porprov di Desember nanti," ujar Iksan.
Suasana pembukaan semakin meriah dengan laga ekshibisi antara jajaran Pemkab Morowali melawan Berani FC. Berani FC tampil padu dengan kehadiran deretan pesohor tanah air — Darius Sinatria, Bastian Steel, Syamsir Alam, Rifky Alhabsyi, Vicky Nitinegoro, hingga Rizky Alatas. Mengenakan kostum Berani FC, Gubernur Anwar Hafid turun langsung ke lapangan dan mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 5-3 bagi Berani FC.
Lebih dari sekadar perebutan piala, Berani Cup dimaknai sebagai ruang pemersatu. Seperti yang disampaikan Gubernur:
"Berani Cup ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun persaudaraan, sportivitas, dan memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan mereka."
Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Fadly bersama masyarakat dan tokoh pemuda Morowali. Menurutnya, Berani Cup menjadi salah satu kesempatan untuk melihat dan mengasah potensi atlet Morowali sekaligus pemanasan menuju Porprov Desember 2026. Namun yang paling penting, bagaimana olahraga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Dengan resmi dibukanya Berani Cup 2026, seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas. Selamat bertanding untuk seluruh peserta, jaga sportivitas dan nikmati setiap prosesnya!



