Perum Bulog Salurkan 6,45 Ton Bantuan Beras Dari Bapenas ke 215 Warga di Desa Lae Butar, Aceh Singkil

 


Dok : Saat Keuchik Lae Butar, Zulkarnain, Sos dan Perwakilan Perum Bulog, Daulay Menyalurkan Beras Kepada Warga.

ACEH SINGKIL, LINTAS NUSANTARA -- Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada masyarakat Kampung Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Sabtu (26/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pihak Perum Bulog bersama Keuchik Kampung Lae Butar, Zulkarnain Bancin.

Sebanyak 6.450 kilogram atau 6,45 ton beras disalurkan kepada 215 warga penerima manfaat. Bahkan masing-masing penerima mendapatkan alokasi 30 kilogram beras untuk periode Juli hingga September 2026.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melalui program bantuan pangan beras.

Bagian Pendistribusian Perum Bulog, Daulay, mengatakan penyaluran tersebut merupakan alokasi bantuan pangan beras untuk periode Juli hingga September 2026.

“Untuk Desa/Kampung Lae Butar, jumlah penerimanya sebanyak 215 orang, dengan masing-masing menerima 30 kilogram,” ujar Daulay.

Menurutnya, beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan beras bantuan, yakni dengan kualitas yang baik dan sesuai speak ketentuan program.

Disisi lain, Keuchik Kampung Lae Butar, Zulkarnain Bancin, mengatakan pemerintah kampung hanya berperan mendampingi proses pendistribusian bantuan.

Ia menyebut pihak kampung membantu menyampaikan undangan kepada penerima dan mendampingi pembagian beras agar proses penyaluran berjalan tertib.

“Harapan kita, masyarakat yang menerima bantuan ini dapat bersyukur karena masih banyak warga kita yang belum mendapat kan bantuan beras Bulog,” kata Zulkarnain.

Ia menjelaskan, penetapan nama-nama penerima manfaat bukan berasal dari usulan Pemerintah Kampung Lae Butar.

Menurut Zulkarnain, daftar penerima telah di tetapkan berdasarkan data dan kriteria desil yang digunakan di dalam program bantuan pemerintah.

“Untuk nama-nama penerima, Pemerintah Kampung ada tidak mengusulkan nama - nama penerima, nama penerima sudah ada dalam daftar list, berdasarkan kriteria desil. Jadi terkait penetapan penerima manfaat, Pemerintah Kampung tidak terlibat,” jelasnya.

Zulkarnain memberikan klarifikasi terkait isu yang telah beredar ditengah masyarakatnya, bahwa mengenai dirinya, maupun anggota keluarganya yang disebut menerima bantuan beras tersebut.

"Dengan tegas, Zulkarnain juga membantah informasi tersebut. “Jangankan saya, adik saya, ibu saya, maupun adik kandung saya, baik laki-laki maupun perempuan, tidak ada yang menjadi penerima bantuan beras ini.

Ia juga berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya dan meminta agar persoalan tersebut dilihat berdasarkan data penerima manfaat yang telah ditetapkan.

Penyaluran bantuan beras diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari - hari." Pungkasnya

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال