Andi Minta Klarifikasi Terbuka, Tegaskan Tak Pernah Menentang APH





BITUNG, Lintasnusantara.net

Minggu, 18 Oktober 2026 — Andi secara tegas membantah pemberitaan yang menyebut dirinya menentang Aparat Penegak Hukum (APH) maupun lembaga mana pun. Ia meminta media yang telah menerbitkan berita tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.


Andi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menentang APH ataupun lembaga lainnya. Karena itu, ia menyayangkan adanya pemberitaan yang menurutnya tidak terlebih dahulu meminta konfirmasi langsung kepada dirinya sebagai pihak yang disebut dalam berita.


“Saya tegaskan, saya tidak pernah menentang APH atau lembaga mana pun. Saya meminta media yang telah menaikkan berita tersebut agar memberikan klarifikasi secara terbuka, karena sebelum berita diterbitkan seharusnya dilakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada saya,” tegas Andi.


Menurut Andi, media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses konfirmasi kepada pihak terkait merupakan bagian penting dalam menjaga profesionalisme pers sekaligus mencegah munculnya persepsi keliru di tengah masyarakat.


Ia juga meminta agar media mengedepankan Kode Etik Jurnalistik dalam setiap proses peliputan dan penerbitan berita, termasuk memberikan ruang kepada pihak yang diberitakan untuk menyampaikan hak jawab atau klarifikasi.


Andi berharap media yang bersangkutan dapat menindaklanjuti permintaannya dengan memberikan penjelasan secara terbuka serta melakukan koreksi apabila ditemukan kekeliruan dalam pemberitaan tersebut.



“Jangan sampai pemberitaan yang belum dikonfirmasi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Saya berharap persoalan ini diselesaikan secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan aturan jurnalistik,” tutupnya.
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال