Dok : Yudiansyah di dampingi Ayahnya Yusman Munthe Menunjukan Hasil Tes Urine dari Dokter RSUD Aceh Singkil , Minggu (18/10/2026).
ACEH SINGKIL, LINTAS NUSANTARA -- Seorang buruh harian lepas (BHL) dari PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil, Yudiansyah (22), merupakan warga Telaga Bakti di Kecamatan Singkil Utara, mengaku diminta mengundurkan diri setelah dirinya dinyatakan positif narkoba oleh pihak fasilitas kesehatan perusahaan.
Yudi juga membantah tuduhan tersebut. Ia juga mengaku tidak pernah mengonsumsi narkoba dan mempertanyakan hasil terkait pemeriksaan urine yang disebut menyatakan dirinya positif. Terlebih, hasil tes urine yang dilakukannya di RSUD Aceh Singkil justru menunjukkan hasil negatif.
Kepada LINTAS NUSANTARA, Net, Minggu malam (18/10/2026), Yudi menceritakan persoalan itu bermula saat sejumlah pekerja menjalani tes urine pada 27 Agustus 2026. Menurut pengakuannya, hasil pemeriksaan diumumkan melalui grup WhatsApp pada pagi hari berikutnya, termasuk namanya dalam daftar pekerja yang dinyatakan positif.
"Saya tidak pernah mengonsumsi narkoba. Saya heran kenapa dinyatakan positif," Kata Yudi.
Ia juga menyebutkan dokter berinisial F yang bertugas di fasilitas kesehatan PT Delima Makmur sebagai pihak yang menyampaikan hasil tersebut. Namun, Yudi mengaku tidak memperoleh salinan hasil dari pemeriksaan meskipun telah memintanya.
"Saya sudah minta hasil tes urinenya, tapi tidak dikasih. Karena merasa tidak pernah mengonsumsi narkoba, pada hari yang sama saya kemudian melakukan tes urine di RSUD Aceh Singkil. Hasilnya negatif. Jadi, saya merasa difitnah dan dizalimi ini." Ujarnya.
Dilain Sisi, Yudi juga telah bekerja lebih dari kurang tiga tahun di perusahaan PT Delima Makmur, Ia mengaku memiliki dokumen dari hasil pemeriksaan RSUD Aceh Singkil yang menunjukkan hasil negatif.
Sementara itu, menurut keterangannya, pihak fasilitas kesehatan perusahaan beralasan hasil tes tidak dapat diberikan karena belum mendapat izin dari pimpinan PT Delima Makmur.
Perbedaan dari hasil pemeriksaan yang di sampaikan Yudi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi proses pengujian dan dasar penetapan hasil tes di lingkungan perusahaan.
Apalagi, menurut pengakuannya, bahwa hasil pemeriksaan itu berkaitan dengan kelanjutan pekerjaannya sebagai BHL.
Yudi juga mengungkapkan bahwa dirinya mendengar ada tiga pekerja yang dinyatakan positif narkoba dalam pemeriksaan tersebut. Namun, ia juga tidak mengetahui apakah dua pekerja lainnya memperoleh salinan hasil tes mereka.
Meski mempertanyakan, kemungkinan akan adanya kekeliruan pada saat didalam proses pemeriksaan, Yudi belum juga memiliki bukti yang memastikan penyebab perbedaan hasil tersebut.
Oleh karena itu, dugaan dari kesalahan pengujian maupun kemungkinan persoalan lain perlu di telusuri melalui pemeriksaan lebih lanjut, termasuk verifikasi dokumen dan prosedur pengambilan serta pengujian sampel.
Selain itu, Yudi juga mengaku berencana melaporkan persoalan yang dialaminya kepada pihak berwajib. Ia ingin mendapatkan kejelasan mengenai hasil tes urine tersebut sekaligus untuk memulihkan nama baiknya ditengah masyarakat.
Menurutnya, bahwa soal tuduhan positif narkoba merupakan persoalan yang serius karena dapat memengaruhi pada reputasi seseorang, terlebih jika dikaitkan dengan status pekerjaan.
Ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kasus ini turut menyoroti, bahwa betapa pentingnya transparansi pemeriksaan kesehatan yang di gunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan terhadap pekerja.
"Jika nanti hasil tes menjadi alasan untuk meminta seseorang mengundurkan diri atau mengakhiri hubungan kerja, prosedur dan dasar keputusan tersebut perlu dijelaskan secara terang.
Hingga berita ini diterbitkan belum di peroleh keterangan resmi dari manajemen PT Delima Makmur maupun dari dokter berinisial F terkait pengakuan Yudi, termasuk mengenai hasil pemeriksaan urine dan dugaan permintaan pengunduran diri tersebut.
LINTAS NUSANTARA membuka ruang hak jawab bagi PT Delima Makmur dan pihak - pihak terkait untuk memberikan penjelasan agar persoalan ini dapat diketahui secara berimbang dan berdasarkan fakta.

.jpg)

