Gubernur Anwar Hafid Buka Bakti TNI AD di Banggai: Fokus Air Bersih hingga Rumah Layak Huni

 


BANGGAI, Lintasnusantara.net - 

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si secara resmi membuka Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di Lapangan Mirqan Bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Kamis (29/10/2026).


Upacara pembukaan ini menjadi pusat pelaksanaan program berskala besar yang menyasar 479 titik di 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dengan berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan sosial bagi masyarakat.  


Gubernur Anwar Hafid bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), didampingi Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar selaku Dansatgas Bakti TNI AD untuk Rakyat. Turut hadir Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Sekda Banggai Moh. Ramli Tongko, dan jajaran Forkopimda.  

479 Titik, 900 Personel, 60 Hari


Program ini telah dimulai sejak 15 Oktober dan dijadwalkan berlangsung hingga 14 Desember 2026. Selama 60 hari pelaksanaan, kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik akan dilaksanakan di 479 titik yang tersebar di 13 kabupaten/kota.  


Operasi ini melibatkan hingga 900 personel TNI untuk menuntaskan target fisik yang fokus pada kebutuhan dasar.  


Rincian sasaran fisik meliputi:

Pembangunan 75 jembatan perintis 

Pengeboran 117 sumur air bersih 

Perbaikan 225 unit rumah tidak layak huni (RTLH)  

 

Selain itu turut disasar pembangunan fasilitas umum lainnya seperti sekolah, rumah ibadah, MCK, irigasi, jaringan air bersih dan jalan desa.


Untuk kegiatan nonfisik, Bakti TNI AD menggelar donor darah, operasi katarak, khitanan massal, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas, hingga dukungan bagi sektor perikanan dan pertanian.


Seperti terlihat dalam foto, usai upacara Gubernur juga menyerahkan bantuan perahu untuk mendukung operasional Koramil serta bantuan tali asih kepada masyarakat kurang mampu. Di sekitar lokasi juga digelar pasar murah, pengobatan gratis dan donor darah untuk warga.  


Pesan Gubernur: Pembangunan Harus Sentuh Kebutuhan Dasar

Dalam amanatnya, Anwar Hafid menegaskan Bakti TNI AD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.


“Pembangunan bukan hanya tentang gedung-gedung yang berdiri atau jalan yang terbentang, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat lebih mudah memperoleh air bersih, memiliki rumah yang layak, mendapatkan akses pelayanan kesehatan, serta menikmati fasilitas pendidikan dan peribadatan yang memadai,” ujar Gubernur Anwar.


Ia menambahkan, kegiatan ini harus menjadi momentum kebersamaan.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda pembangunan, melainkan momentum untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial dan membuktikan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama kita dalam membangun Sulteng Nambaso.


Gubernur juga meminta seluruh bupati dan wali kota di Sulteng memperkuat kolaborasi dengan TNI agar manfaat program benar-benar dirasakan hingga pelosok.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال