BREBES – Lintasnusantara.net
Mengusung semangat “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”, kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Wanatirta dengan rangkaian acara berupa upacara peringatan Hari Santri Nasional dan pawai ta’aruf.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Paguyangan Bpk Koko
Kapolsek Paguyangan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Wanatirta, Pemerintah Desa Wanatirta, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT se-Kadus I, Linmas, serta Pemuda Pancasila Ranting Wanatirta.
Turut hadir Sekretaris Desa Wanatirta, Tohirin, beserta jajaran, bapak Mustofa Amin, serta anggota nya
Edwin Dedi dan Sobirin.
Ketua Panitia HSN 2026 Desa Wanatirta, Hasanudin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kekompakan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat masyarakat dalam kegiatan keagamaan maupun sosial.
Panitia Sediakan 2.500 Kupon Gratis
Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menyediakan 2.500 kupon gratis bagi peserta. Kupon tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai hadiah menarik melalui undian atau door prize.
Hadiah yang disiapkan antara lain kulkas, sofa santai, magic com, blender, serta berbagai hadiah lainnya.
Pemberian kupon gratis tersebut menjadi bentuk apresiasi panitia kepada masyarakat yang turut menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional di Desa Wanatirta.
Dari pihak Sanur Grya ikut berpartisipasi nyumbang kulkas untuk memperingati hari santri Nasional 2026
Partisipasi tersebut menjadi bagian dari dukungan Sanur Grya terhadap kegiatan keagamaan dan kebersamaan masyarakat. mengajak masyarakat untuk mengikuti pawai ta’aruf bersama Pengurus Ranting NU Wanatirta dan badan otonom NU.
Pengajian Rutin Perkuat Silaturahmi Warga
Selain peringatan HSN, masyarakat Wanatirta juga memiliki kegiatan pengajian rutin Ahad Pon dan malam Jumat yang dilaksanakan secara bergiliran di desa-desa.
Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiah, serta meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Desa Wanatirta menjadi wujud semangat santri dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan, merawat persatuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Semangat “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” diharapkan dapat diwujudkan melalui penguatan pendidikan, pembentukan akhlak, kepedulian sosial, dan gotong royong demi masa depan Indonesia yang lebih baik.





