MENTAWAI — Lintasnusantara.net
Polres Kepulauan Mentawai melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) dengan menyosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 kepada siswa kelas IX MTsN 1 Kepulauan Mentawai, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu juga diisi edukasi tentang bahaya hoaks guna meningkatkan kesadaran pelajar agar bijak menggunakan media sosial.
Kegiatan tersebut dipimpin PS. Kabag SDM Polres Kepulauan Mentawai, AKP Donny Putra, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Bagian SDM.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekaligus membantu siswa memahami persyaratan dan mekanisme seleksi penerimaan murid baru.
Dalam kegiatan tersebut, personel Bagian SDM berdialog langsung dengan para siswa untuk menjelaskan tahapan seleksi dan persyaratan pendaftaran. Para pelajar juga diberi kesempatan untuk bertanya serta berkonsultasi mengenai proses penerimaan.
Sejumlah siswa menunjukkan minat untuk mengikuti seleksi. Mengingat 28 Oktober 2026 merupakan hari terakhir pendaftaran sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut, personel Polres Kepulauan Mentawai turut memberikan pendampingan kepada siswa yang berminat untuk melakukan pendaftaran secara daring melalui operator di Mapolres Kepulauan Mentawai.
Selain menyampaikan informasi pendidikan, Polidik juga dimanfaatkan untuk membangun kesadaran pelajar terhadap bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama melalui media sosial.
Para siswa diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di ruang digital tanpa memeriksa kebenarannya. Mereka juga diimbau untuk memastikan sumber informasi, membandingkan dengan sumber terpercaya, serta tidak langsung membagikan konten yang belum terverifikasi.
Langkah tersebut dinilai penting karena penyebaran hoaks dapat menyesatkan masyarakat, merugikan pihak lain, bahkan memicu keresahan di tengah kehidupan sosial.
Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., menegaskan bahwa program Polisi Peduli Pendidikan merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir di lingkungan pendidikan, memberikan informasi yang bermanfaat, sekaligus membangun karakter generasi muda.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar, memberikan informasi yang bermanfaat bagi masa depan mereka, serta menanamkan kesadaran untuk menggunakan media sosial secara bijak. Kami mengimbau para pelajar agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya dan tidak ikut menyebarkan hoaks yang dapat merugikan orang lain maupun menimbulkan keresahan,” ujar AKBP Nendra Madya Tias melalui keterangannya.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat. Karena itu, pelajar diharapkan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi melalui sumber terpercaya sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, kedisiplinan, etika, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Mentawai menegaskan komitmennya untuk mendukung kemajuan pendidikan melalui pendekatan kepolisian yang humanis dan edukatif. Program Polidik diharapkan dapat mempererat hubungan Polri dengan dunia pendidikan, memperluas wawasan pelajar mengenai peluang melanjutkan pendidikan, serta mendorong generasi muda menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.




