Palu 02 NOV 2026 Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., memastikan kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Untad periode 2027-2031.
Kepastian itu disampaikan Prof Amar usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Upacara Untad, Rabu (28/10/2026). "Kita masih memenuhi syarat. Insyaallah, kalau berdasarkan persyaratan, saya masih dimungkinkan maju kembali dan tinggal kepercayaan dari sivitas akademika," ujar Prof Amar.
Langkah itu direalisasikan dua hari berselang. Pilrek Untad mulai menunjukkan dinamika memasuki hari keempat pembukaan pendaftaran. Dua profesor resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor pada Jumat (30/10/2026).
Kedua bakal calon tersebut yakni Prof. Dr. Muhammad Khairil, S.Ag., M.Si., M.H. yang mendaftar sekitar pukul 10.00 WITA, kemudian disusul Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., sekitar pukul 10.45 WITA. Pendaftaran berlangsung di Sekretariat Panitia Pilrek, Lantai I Rektorat Untad. Prof Khairil tercatat tiba lebih dulu sekitar pukul 09.30 WITA didampingi tim pendukungnya.
Tuntaskan Program yang Belum Selesai
Prof Amar menjelaskan keputusannya kembali maju didasari oleh terpenuhinya syarat administratif serta adanya rasa tanggung jawab moral untuk menuntaskan berbagai program kerja yang belum sempat terselesaikan secara maksimal pada periode kepemimpinan saat ini.
"Pertama, secara persyaratan masih memenuhi syarat untuk bisa masuk sebagai calon rektor. Saya pikir ada beberapa hal yang mungkin masih perlu diselesaikan di periode kemarin belum saya selesaikan, mungkin itu menjadi masih bentuk tanggung jawab kami," jelas Prof Amar.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga kondusivitas. Ia menegaskan seluruh tahapan pemilihan harus berjalan sesuai ketentuan dan peraturan yang ditetapkan kementerian.
Bertemu Rival Lama, Jadi Rival Sahabat
Pendaftaran Prof Amar mempertemukannya kembali dengan Prof Muhammad Khairil, rivalnya di Pilrek empat tahun silam. Khairil sendiri mengusung tagline "Untad Rumah Kita" dan menyebut kontestasi ini sebagai panggilan nurani.
Menanggapi rivalitas tersebut, Prof Khairil menegaskan persaingan bukan permusuhan. "Rektor ini sahabat. Dan kita pernah bersaing empat tahun yang lalu. Namun kekalahan itu bukanlah kemudian menyurutkan langkah kita untuk mengabdi. Maka ketika kesempatan itu terbuka kembali, hari ini bismillah, kami kembali akan menjadi rival sahabat, bukan rival musuh," tegasnya.
Prof Amar menyambutnya dengan tangan terbuka dan mengajak seluruh civitas menjaga suasana yang meriah, damai, dan berintegritas.
Tahapan Pilrek Untad
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untad, Prof. Dr. Jusman Mansyur, M.Si., mengatakan pendaftaran bakal calon rektor telah dibuka sejak 27 Oktober dan akan berlangsung hingga 10 November 2026.
Pada tahap ini panitia fokus menerima dan memeriksa kelengkapan 16 dokumen persyaratan sesuai Peraturan Senat Universitas Tadulako Nomor 2 Tahun 2026.
Berdasarkan peraturan tersebut, jumlah minimal bakal calon pada tahap penjaringan adalah empat orang. Apabila hingga batas akhir pendaftaran jumlah tersebut belum terpenuhi, masa pendaftaran akan diperpanjang selama tujuh hari.
Adapun jadwal selanjutnya:
• Verifikasi keabsahan dokumen: 10-12 November 2026 • Rapat Senat Penjaringan: 16 November 2026 • Pengumuman dan sosialisasi bakal calon: 16-20 November 2026 • Rapat Senat Penyaringan untuk menetapkan 3 calon: 23 November 2026 • Penyampaian 3 nama calon kepada Menteri: 24-27 November 2026 • Rapat Senat Pemilihan Calon Rektor: 7 Desember 2026
Buatkan judul berita



