GBF 2026 Siap Digelar, 130 Stan dan Wahana Baru Bakal Semarakkan Lapangan Asri Bumiayu



 BREBES, Lintas Nusantara — Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 siap menyuguhkan kemeriahan bagi masyarakat Bumiayu dan sekitarnya. Berbagai wahana hiburan, stan pedagang, stan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pentas seni telah mulai dipersiapkan di Lapangan Asri Bumiayu.

GBF 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 28 Agustus hingga 12 September 2026. Pembukaan secara resmi dijadwalkan dilakukan oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Pantauan di Lapangan Asri Bumiayu pada Kamis (27/8/2026), persiapan terus dikebut menjelang pembukaan. Sejumlah wahana permainan mulai berdiri, sementara pedagang serta instansi pemerintah mulai menempati dan menata stan yang telah disediakan panitia.

Panggung utama berada di sisi selatan lapangan dan menghadap ke utara. Di kanan dan kiri panggung, wahana bianglala dan kora-kora telah berdiri.

Sementara di sisi barat lapangan terdapat komidi putar, ombak banyu, dan ontang-anting yang menghadap ke timur. Di sisi timur disiapkan wahana dinosaurus, prosotan pelangi, serta rumah hantu.

Yang menarik, GBF tahun ini menghadirkan sejumlah wahana baru. Di antaranya Dinosaurus Raksasa yang dapat bergerak dan mengeluarkan suara serta prosotan pelangi dengan ketinggian beberapa meter.

Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto, SH., MH., mengatakan sekitar 130 stan telah disiapkan dan seluruhnya sudah terisi.

“GBF ini akan menjadi wahana informasi, promosi dan hiburan masyarakat,” ujar Edi Riyanto, Kamis (27/8/2026).

Menurut Edi, selain wahana permainan dan stan perdagangan maupun instansi, panitia juga menyiapkan pentas seni setiap sore. Pentas tersebut akan melibatkan pelajar dan kelompok masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi kesenian.

“Kami ingin GBF ini menjadi ruang bersama bagi para pelajar dan kelompok masyarakat lainnya untuk menampilkan potensinya di bidang kesenian,” katanya.

Edi menjelaskan, dua wahana baru yang menjadi perhatian dalam GBF 2026 adalah Dinosaurus Raksasa dan prosotan pelangi.

“Dua wahana di antaranya yakni Dinosaurus Raksasa yang bisa bergerak dan mengaum. Replika sebesar aslinya ini pertama kali hadir di GBF. Kedua, prosotan pelangi setinggi beberapa meter dengan warna-warni yang siap memacu keberanian anak-anak dan remaja,” ungkapnya.

Meski menghadirkan wahana baru, sejumlah wahana yang selama ini menjadi favorit masyarakat tetap dipertahankan. Bianglala, kora-kora, ombak banyu, ontang-anting hingga rumah hantu kembali hadir untuk memeriahkan GBF tahun ini.

Sementara itu, Koordinator Kapling Stan GBF 2026, H. Imam, SH., mengatakan seluruh 130 stan yang disediakan panitia telah terisi. Bahkan, masih terdapat permintaan dari calon peserta yang ingin mendapatkan kapling stan.

“Saat ini sejumlah 130 stan sudah terisi. Masih ada permintaan kapling stan, namun karena 130 stan sudah terisi sehingga kami tidak bisa memenuhi permintaan tersebut,” jelas Imam.

Ia menambahkan, jumlah tersebut belum termasuk sejumlah fasilitas pendukung dan wahana permainan seperti area undar-undar, wahana dinosaurus dan fasilitas lainnya.

Dengan seluruh persiapan tersebut, panitia berharap GBF 2026 tidak hanya menjadi pusat hiburan, tetapi juga menjadi ruang promosi, informasi, kreativitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Panitia pun mengajak masyarakat Bumiayu dan sekitarnya untuk datang dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan GBF 2026.

“Ayo ramai-ramai kunjungi dan sukseskan acara ini. Mari menjadi bagian dari kemeriahan GBF 2026,” 

Edi Purwanto 

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال