Desa Winduaji Jadi Lokasi Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera, Pemuda Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

 BREBES — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Pilot Project Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera Berbasis Pemberdayaan Pemuda dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, dengan salah satu lokasi pelaksanaan di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Di Kabupaten Brebes, kegiatan yang dirangkai dengan video conference tersebut dipusatkan di Desa Winduaji dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Brebes yang dipimpin langsung oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimca Paguyangan, di antaranya Camat Paguyangan Koko Kusnanto, AKP, S.Hut., Kepala Desa Winduaji H. Abdulrahman, perangkat daerah terkait, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMD, serta Karang Taruna Desa Winduaji.

Secara provinsi, program tersebut diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (P.) Drs. Ahmad Lutfi, S.H., S.St., M.K. melalui prosesi pemukulan gong. Peluncuran turut didampingi Wali Kota Surakarta, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Direktur Utama PT Bank Jateng, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Program Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera menyasar keluarga yang berada pada desil 1–4, dengan menempatkan pemberdayaan pemuda sebagai salah satu kekuatan utama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemberdayaan pemuda menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Pemuda tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi diharapkan mampu menjadi penggerak dan pencipta peluang usaha di tengah masyarakat,” demikian semangat yang dikedepankan dalam pelaksanaan program tersebut.

Dalam rangkaian peluncuran, pemerintah juga menyerahkan secara simbolis berbagai intervensi Program Pemberdayaan dan Bantuan Layanan Dasar kepada perwakilan desa yang menjadi lokus pilot project. Interaksi dengan sejumlah desa lokus lainnya dilakukan melalui sambungan video conference.

Usai peluncuran, Bupati Brebes bersama rombongan meninjau sejumlah program unggulan yang dikembangkan di Desa Winduaji. Di antaranya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) budidaya ikan nila, Gerakan Pangan Murah, serta pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM dan pemuda.

Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan pemuda agar program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kami berharap program ini benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan serta para pemuda. Dengan kolaborasi semua pihak, potensi desa dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Paramitha.

Pelaksanaan pilot project di Desa Winduaji menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Brebes, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur kewilayahan.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, mengembangkan potensi lokal, membuka lapangan dan peluang usaha baru, sekaligus memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda untuk berperan dalam pembangunan desa.

Edi Purwanto 



Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال