Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K.., 75 TKA China Dievakuasi ke Mako Polda Sulteng, Pasca Bentrok


 lintasnusantara.net Bungku, Situasi di Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, masih mendapat pengamanan ketat aparat kepolisian setelah terjadi ketegangan antara warga dan pihak PT Astima Konstruksi (Askon)


Pasca kejadian tersebut, Polres Morowali bersama Polres Konawe Utara dan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah diterjunkan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengantisipasi agar situasi tidak kembali memanas


Selain pengamanan di lokasi, kepolisian juga melakukan langkah evakuasi terhadap puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang berada di wilayah tersebut.


Sebanyak 75 TKA China dievakuasi ke Mako Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan sekaligus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi.


Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., mengatakan personel gabungan hingga kini masih disiagakan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan maupun perkembangan situasi yang tidak diinginkan.


Personel masih siaga di lokasi sebagai langkah antisipasi agar kejadian ini tidak meluas, ” kata Reza.



Berdasarkan data sementara hingga Sabtu (3/10/2026), terdapat empat korban dalam peristiwa tersebut, terdiri dari tiga Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu Warga Negara Asing (WNA). Seluruh korban dilaporkan mengalami luka-luka, sementara satu WNA yang mengalami luka masih menjalani perawatan.


Berdasarkan data korban sementara sampai dengan Sabtu, 3 Oktober 2026, terdiri dari tiga orang WNI dan satu orang WNA. Seluruh korban mengalami luka-luka dan saat ini satu orang WNA yang mengalami luka-luka sedang dirawat, ” ujarnya.



Sementara itu, personel Satreskrim Polres Morowali telah melakukan tindakan awal dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui maupun berkaitan dengan peristiwa tersebut.


Tak hanya itu, kepolisian turut berkoordinasi dengan pihak Imigrasi menyangkut keberadaan 75 TKA China yang telah dievakuasi. Pemeriksaan mencakup dokumen serta kelengkapan administrasi para WNA tersebut.


Kapolres menegaskan, proses penanganan kasus akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga terus dilakukan secara intensif untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kejadian di Matarape.


Polres Morowali akan menangani kejadian ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi secara intensif serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, ” tegas Reza.


Di tengah proses penanganan tersebut, kepolisian meminta masyarakat untuk tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Warga juga diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana. Percayakan penanganan kejadian ini kepada pihak Kepolisian dan mari bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif, ” tutup Kapolres Morowali.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال