Pemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP, 116 Koperasi Siap Beroperasii

CIREBON, Lintas Nusantara.Net

CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon meresmikan fasilitas, sarana, dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2026 di Stadion Watubelah Sumber, Minggu (9/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat koperasi sebagai wadah konsolidasi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan UMKM di daerah.

Bupati Cirebon Imron menyampaikan, dukungan sarana operasional KDKMP mencakup 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga.

“Kami mendapatkan 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga,” ujar Imron.

Imron mengimbau seluruh pengurus KDKMP agar memanfaatkan armada tersebut secara optimal untuk mendukung kegiatan dan pengembangan koperasi.

“Kami harap nanti dari pengurus koperasi bisa menggunakan mobil-mobil ini untuk kepentingan koperasi. Mudah-mudahan koperasi kita maju, ekonomi kita Kabupaten Cirebon maju,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan penguatan koperasi dan UMKM memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon tentang UMKM dan Koperasi.

Regulasi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam mendorong potensi ekonomi masyarakat melalui kebersamaan.

“Perda UMKM dan Perda Koperasi Kabupaten Cirebon itu adalah dasar regulasi kita untuk mendorong agar potensi-potensi kita bisa didorong menjadi kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Alex.

Selain penguatan koperasi, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga mengembangkan sektor UMKM melalui Cirebon Inkubator Bisnis (CIB).

Program yang sebelumnya menjadi program strategis dinas tersebut kini telah menjadi program prioritas Kabupaten Cirebon.

“Tahun kemarin Cirebon Inkubator Bisnis (CIB) masih dalam bentuk program strategis dinas, sekarang sudah jadi program prioritas Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Alex menyebut, UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian Kabupaten Cirebon. Ia berharap KDKMP dapat menjadi konsolidator yang memperkuat pemasaran dan penyerapan produk UMKM sebagai produsen.

“Menurut data BPS, pendorong perekonomian Kabupaten Cirebon sebesar 97 persen itu adalah UMKM,” ungkap Alex.

“Jadi yang jelas, Insyaallah dengan adanya koperasi yang menjadi konsolidator offtaker dan UMKM sebagai produsennya, mudah-mudahan kita bisa mendorong perekonomian Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Berdasarkan data Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, sebanyak 116 KDKMP telah terbangun dan siap beroperasi. Sementara itu, 288 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Melalui penguatan KDKMP, dukungan sarana operasional, serta pengembangan UMKM melalui CIB, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kerakyatan yang saling terhubung.

Koperasi diharapkan mampu memperkuat konsolidasi dan pemasaran, sementara UMKM terus berkembang sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. 

(Caswila)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


Iklan

نموذج الاتصال