Aceh Singkil, Lintasnusantara.net
Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono mengimbau seluruh pihak terkait dugaan penganiayaan jurnalis dan dua rekannya di Pos Sekuriti PT Singkil Sejahtera Makmur (SSM) agar tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada kepolisian menjalankan proses hukum.
“Agar pihak-pihak terkait agar tenang dan menunggu proses yang sedang berjalan,” Kata Joko melalui Kasi Humas Polres Aceh Singkil Ipda Azhari Surya di Aceh Singkil, Rabu, 9 September 2026.
Joko memastikan kepolisian menangani laporan dugaan penganiayaan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Sementara itu, Azhari Surya mengatakan penyidik telah melakukan sejumlah langkah awal dalam penanganan perkara yang telah dilaporkan pada 7 September 2026 tersebut.
“Polisi melaksanakan penanganan perkara sesuai prosedur dan melengkapi alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum acara pidana,” ujar Azhari.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/115/IX/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES ACEH SINGKIL/POLDA ACEH dan diterima polisi sekitar pukul 14.10 WIB.
Azhari mengatakan dua orang yang disebut sebagai korban, yakni SM dan AS, kini telah menjalani visum et repertum di RSUD Aceh Singkil.
Penyidik juga telah mengirimkan surat permintaan hasil visum kepada Direktur RSUD Aceh Singkil pada 7 September 2026.
Setelah laporan diterima, penyidik juga telah menyerahkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) kepada pelapor dan juga melakukan pemeriksaan awal terhadap korban berinisial SM.
Untuk mendalami perkara tersebut, polisi juga menjadwalkan klarifikasi terhadap tiga orang berinisial AS, M dan SC pada 9 September 2026.
“Klarifikasi dilakukan untuk memperoleh keterangan tambahan terkait peristiwa yang dilaporkan serta melengkapi alat bukti dalam proses penyelidikan,” kata Azhari.
Ia menegaskan polisi belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penganiayaan tersebut. Penyidik juga masih mendalami keterangan korban, saksi, hasil visum, dan alat bukti lainnya.
Sebelumnya, AS yang merupakan Kepala Biro Aceh Singkil sekaligus merupakan Koordinator Singkil-Subulussalam media Barisan Rakyat Anti Korupsi Indonesia News (Barak1news.com) diduga mengalami pengeroyokan di Pos Sekuriti PT SSM, Desa Mandumpang, Kecamatan Suro Makmur, Senin, 7 September sekitar pukul 09.30 WIB.
AS disebut mengalami luka memar dibagian dada. Dua rekannya, SM dan M, juga disebut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Menurut keterangan korban, mereka datang ke lokasi untuk dapat melakukan konfirmasi jurnalistik kepada pihak Humas PT SSM.
Namun, kedatangan tersebut kemudian berujung pada dugaan tindak kekerasan yang melibatkan sejumlah orang yang di sebut sebagai pekerja bongkar muat PT SSM.
Ketiga korban kini kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Aceh Singkil dan menjalani visum et repertum di RSUD Aceh Singkil dengan didampingi personel kepolisian.


