Peristiwa longsor tersebut menyebabkan sejumlah material tanah dan bebatuan bergerak di area pertambangan. Dalam kejadian itu, dua orang penambang dilaporkan mengalami patah tulang akibat tertimpa atau terdampak material longsor.
"Dua orang patah tulang,"ungkap salah satu warga (12/9)
Informasi mengenai kejadian tersebut diperoleh dari warga yang berada di sekitar kawasan tambang. Kondisi kedua penambang yang mengalami patah tulang saat ini masih dalam penanganan.
Sementara itu, informasi mengenai kemungkinan adanya penambang lain yang terdampak masih dalam penelusuran.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jumlah keseluruhan korban maupun proses evakuasi di lokasi.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan di kawasan pertambangan Dongi-Dongi, khususnya ketika kondisi tanah tidak stabil dan terjadi longsor.



