BREBES — Lintas Nusantara.Pemerintah Kabupaten Brebes mulai melakukan pembongkaran dan pembersihan sisa bangunan tua Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat (11/9/2026).
Pembongkaran dilakukan terhadap bagian depan dan samping gedung yang dinilai masih menyisakan material bangunan pascaperistiwa runtuhnya bagian depan Gedung Hogwan pada Minggu (30/8/2026).
Peristiwa runtuhnya bangunan tersebut sebelumnya menimbulkan duka mendalam bagi warga Bumiayu. Tiga orang meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan, yakni Nara, Arfa yang merupakan kakak beradik, serta Kajat (70).
Kajat ditemukan tertimbun material reruntuhan sekitar pukul 13.40 WIB setelah tim gabungan melakukan pencarian dengan bantuan alat berat. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bumiayu untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kini, setelah peristiwa yang menelan tiga korban jiwa tersebut, sisa bagian bangunan Gedung Hogwan mulai dibongkar dan puing-puingnya dibersihkan.
Koordinator Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko, mengatakan proses penanganan di lokasi terus dilakukan untuk memastikan area sekitar aman dan tidak lagi membahayakan warga.
“Evakuasi dan pembersihan material masih terus dilakukan. Sisa bangunan yang dinilai perlu dibongkar akan ditangani agar lokasi lebih aman,” kata Budi.
Dalam proses pembersihan puing, rencananya juga disiapkan alat penyemprot air untuk mengurangi debu yang berterbangan selama pembongkaran berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan dampak debu terhadap warga maupun lingkungan sekitar.
Pembongkaran dan pembersihan sisa bangunan tersebut masih berlangsung pada Jumat siang.




