Pandeglang – Rencana revitalisasi Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal menjadi salah satu agenda pembangunan yang menarik perhatian masyarakat. Program tersebut dinilai memiliki potensi dalam mendukung pengembangan kawasan dan sektor pariwisata. Namun, di balik rencana tersebut, muncul pandangan bahwa pemerintah perlu kembali meninjau skala prioritas pembangunan agar lebih berorientasi pada kebutuhan yang paling mendesak.
Menurut penulis, kondisi infrastruktur dasar di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang hingga saat ini masih membutuhkan perhatian yang lebih serius. Jalan yang rusak, akses transportasi yang belum memadai, serta belum meratanya pembangunan infrastruktur dinilai masih menjadi persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah diharapkan dapat mengedepankan pembangunan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Perbaikan infrastruktur dasar diyakini mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempermudah akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan.
Pengembangan kawasan wisata seperti revitalisasi Situ Cikedal tentu memiliki nilai positif bagi kemajuan daerah. Namun, pelaksanaannya dinilai akan lebih efektif apabila dilakukan setelah kebutuhan dasar masyarakat mulai terpenuhi secara bertahap. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan lebih seimbang dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Selain itu, setiap kebijakan pembangunan diharapkan disusun melalui perencanaan yang matang, mempertimbangkan aspirasi masyarakat, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan menjadi bagian penting agar setiap program benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah.
Melalui tulisan ini, penulis berharap Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD Provinsi Banten dapat meninjau kembali skala prioritas pembangunan di Kabupaten Pandeglang. Infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat diharapkan memperoleh perhatian lebih besar sehingga pembangunan daerah tidak hanya menghasilkan proyek fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan semata diukur dari megahnya suatu proyek, melainkan dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.




